Beranda Headline Balita ini Tewas Tenggelam di Kolam Pembuangan WC

Balita ini Tewas Tenggelam di Kolam Pembuangan WC

4676
0
Josi Jehadut (4) ditemukan tewas di dalam kolam wc di Dusun Podol, Desa Ruan, Kota Komba, Manggarai Timur (Foto : Florespost.co)

Borong, Florespost.co – Nasib malang menimpa Josi Jehadut (4) anak dari Markus Amir dan Maria Goreti Mita, ┬áditemukan tidak bernyawa dalam kolam WC di belakang rumah orang tuanya di Dusun Podol, Desa Ruan Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikan oleh Kabag Humas Polres Manggarai, Iptu. Daniel Djiu, kepada Florespost.co di Ruteng, Senin (13/2). Dia menjelaskan, bahwa berdasarkan informasi dari lapangan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 wita, pada hari Senin, (13/2).

Berdasarkan informasi tersebut, jelas Djiu, sebelum kejadian ibu Maria (ibu korban) sempat memandikan korban. Setelah itu ibu Maria pergi ke rumah tetangganya yang bernama Antonius Niko untuk menitipkan adik korban yang masih menyusui karena ibu Maria hendak pergi mandi dan mencuci pakaian di kali/sungai Wae Leong yang berjarak sekitar 150 m dari rumah korban. Sedangkan korban tidak dititipkan di tetangga. Korban disuruh bermain saja di dalam rumah, jelas Djiu.

Setelah menitipkan adik korban, kata dia, sekitar pukul 14.45 wita ibu Maria meninggalkan rumah untuk pergi mandi. Setelah selesai mandi dan mencuci, ibu Maria pulang ke rumah. Sesampainya di rumah ibu Maria memanggil dan mencari korban tetapi korban tidak menjawab dan tidak ditemukan, kata Djiu.

Kemudian, lanjut Djiu, ibu Maria pun bertanya ke tetangga rumahnya yaitu Antonius sekalian mengambil adik korban yang dititipkan tadi sebelum pergi mandi, tetapi Antonius tidak mengetahui keberadaan korban.

Setelah mencari-cari sambil memanggil di sekeliling rumah, sekitar pukul 15.24 wita ibu Maria pun menemukan korban dalam keadaan terapung di dalam kolam wc yang berjarak sekitar 3 meter dari rumahnya. WC tersebut adalah wc baru dan belum dipergunakan. Kedalamannya sekitar 1,5 m dan dipenuhi air hujan, ungkap Djiu.

Dia menambahkan, melihat anaknya sudah terapung dan tidak bernyawa lagi Ibu Maria langsung menangis histeris sambil mengangkat korban dari dalam kolam wc tersebut dan di bawah ke dalam rumah. Karena mendengar teriakan ibu Maria, masyarakat sekitar pun datang beramai-ramai melihat apa yang sedang terjadi.

Dari hasil penyelidikan sementara, ungkap Dia, diduga korban hendak menyusuli ibunya yang pergi ke sungai di mana jalan menuju sungai tempat Ibunya mandi harus melewati kolam wc tersebut. Sayangnya korban tergelincir dan jatuh ke dalam kolam wc karena jalannya licin.

Pihak Kepolisian sudah menghimbau keluarga korban agar korban dilakukan Visum Et Repertum oleh tenaga medis tetapi keluarga korban menolak karena keluarga korban menerima kejadian tersebut dengan iklas, ungkap Djiu.

Djiu juga menyampaikan bahwa esok hari Selasa (14/2) pihak kepolisian yakni Unit Reskrim Polsek Kota Komba akan menyerahkan Berita Acara (BA) penolakan otopsi dan BA penyerahan jenasah untuk ditandatangani keluarga korban. (Yos/Florespost.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here