Beranda Unique Flores Adat dan Seni Budaya ‘Wuat Wai’ Restui Langkah BKH Sebagai Calon Gubernur NTT Periode 2018-2023

‘Wuat Wai’ Restui Langkah BKH Sebagai Calon Gubernur NTT Periode 2018-2023

517
1
Ritual adat “wuat wai” Dr. Benny K. Harman, S.H. (BKH) sebagai Calon Gubernur NTT periode 2018-2023 di Kampung Lukup, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (5/3) (Foto : Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng  – Dr. Benny K. Harman, S.H. yang sering juga disebut BKH menunjukkan keseriusannya untuk maju dalam perhelatan Pemilukada NTT sebagai Calon Gubernur NTT. Keluarga besarnya pun sangat mendukung langkah BKH tersebut.

Dukungan keluarga besar dan “pa’ang olo ngaung musi” ditunjukkan dengan dilaksanakannya acara adat “wuat wai” (perutusan – Red) untuk Dr. Benny K. Harman, S.H. sebagai Calon Gubernur NTT periode 2018-2023 di Kampung Lukup, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, NTT, pada hari Minggu (5/3) pukul 07.00 wita tadi.

Baca : BKH Beri Bantuan Anakan Bibit Pohon

Acara “wuat wai” ini merupakan bentuk restu dan perutusan keluarga dalam ritus budaya Manggarai untuk melidungi langkah atau perjalanan dan perjuangan seseorang untuk meraih suatu tujuan dan cita-cita baik dalam bidang pendidikan, ekonomi maupun politik.

Karena itu tokoh adat yang mengucapkan doa adat “wuat wai” ini dalam ucapannya memohon kepada Tuhan, alam semesta, dan leluhur serta keluarga untuk merestui BKH menjadi Calon Gubernur NTT agar dijauhkan dari halangan dan rintangan serta dimudahkan dalam berbagai urusannya.

Baca : Banyak Politisi Masuk Rumah Gendang, Ini Kata BKH

Ritual adat “wuat wai” BKH ini memiliki makna agar seluruh keluarga besar “pa’ang olo ngaung musi” Kampung Lukup untuk mewartakan BKH sebagai Calon Gubernur NTT periode 2018-2023 kepada siapapun, kapanpun dan  di mana pun.

Setelah acara “wuat wai” ini, BKH dan keluarga besar selanjutnya mengikuti Misa Minggu pagi di Stasi Lukup, Satarmese, Manggarai.

Acara “wuat wai” ini merupakan bagian dari rangkaian acara adat “teing hang kolang” (memberi makan – Red) kepada leluhur BKH yang telah dilakukan sebelumnya pada Minggu malam (4/3). (Yos Syukur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here