Beranda Kampusiana PBSI STKIP Santu Paulus Ruteng Divisitasi Lebih Awal Oleh BAN-PT

PBSI STKIP Santu Paulus Ruteng Divisitasi Lebih Awal Oleh BAN-PT

685
1
Keprodi PBSI STKIP Santu Paulus Ruteng Romo Bone Rampung Pr bersama Ketua Yaspar, Ketua STKIP, para Puket dan para dosen menyambut Tim Visitasi BAN PT, Sabtu (18/3/2017). (Foto : Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng – Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (Keprodi PBSI) STKIP Santu Paulus Ruteng Romo Bone Rampung, Pr. menyambut tim visitasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), di depan Sekretariat STKIP, Sabtu (18/03/2017).

Kedatangan tim visitasi ini disambut di halaman depan STKIP Santu Paulus Ruteng secara adat Manggarai “kepok kapu manuk, lele tuak” yang dibawakan oleh salah satu mahasiswa PBSI, Martinus Abar yang didampingi oleh Keprodi PBSI, Ketua Yaspar, Ketua STKIP dan para Puket serta para dosen.

Setelah diterima secara adat, rombongan tim visitasi dipersilahkan menuju ruangan Ketua Sekolah dan terus diarahkan ke ruangan Rosmalen 04 untuk melakukan kegiatan assesmen akreditasi.

Kunjungan tim visitasi ini sedianya dilaksanakan tanggal 16-19 Maret 2017, namun tim visitasi baru tiba di Ruteng pada tanggal 18 Maret 2017.

Kunjungan tim visitasi ini bertujuan untuk meningkatkan keabsahan, memperoleh informasi yang akurat, memperoleh informasi dari hasil observasi serta memperoleh prinsip-prinsip obyektif demi menetapkan peringkat akreditasi kepada Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Santu Paulus Ruteng.

Visitasi dalam rangka assesmen akreditasi dilaksanakan jika suatu sekolah dinyatakan layak berdasarkan penilaian evaluasi diri.

Visitasi itu sendiri dilaksanakan segera maksimal 6-7 bulan setelah sekolah mengirimkan bahan evaluasi diri.

Demikian pernyataan Keprodi PBSI Santu Paulus Ruteng, Romo Bone Rampung, Pr., yang akrab disapa Romo Bone, ketika ditemui media ini di STKIP, Sabtu (18/3/2017).

Menurut Romo Bone, bahwa PBSI telah mengirimkan bahan evaluasi diri kepada BAN-PT dalam kurun waktu tiga bulan ini, padahal berdasarkan aturannya evaluasi diri itu seharusnya 6-7 bulan baru ada jawaban dari tim visitasi untuk melakukan assesmen akreditasi.

Hal ini berarti, lanjut Romo Bone,  bahwa program studi (PBSI – Red) kami sudah layak untuk secepatnya divisitasi dalam rangka assesmen akreditasi.

Ketika ditanya lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa hasil dari kegiatan visitasi ini membuka peluang bagi Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Santu Paulus Ruteng untuk secepatnya terakreditasi.

“Entah itu terakreditasi C, B atau A yang penting saya sudah berjuang untuk program studi saya”, ungkap Romo Bone.

Dalam kegiatan visitasi dari BAN-PT tersebut, kata Romo Bone, dirinya selaku Keprodi PBSI yang merupakan penanggung jawab atas segala fasilitas pembelajaran dan perangkat yang mendukung aktifitas belajar mahasiswa/i Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia telah memberikan laporannya sehingga layak untuk divisitasi dalam rangka assesmen akreditasi oleh BAN-PT.

Di akhir wawancara, Romo Bone menyampaikan harapannya bahwa program studi ini dapat secepatnya terakreditasi menyusul semua hasil dari kegiatan visitasi tadi memuaskan tim visitasi BAN-PT. (Berto Davids)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here