Beranda Hukrim Florata Kuat Dugaan Tengkorak Kepala Dan Tulang Rusuk Yang Ditemukan Di Cunca Lujang...

Kuat Dugaan Tengkorak Kepala Dan Tulang Rusuk Yang Ditemukan Di Cunca Lujang Berjenis Kelamin Perempuan, Ini Barang-Barang Bawaannya

2012
0
Barang-barang yang ditemukan di TKP penemuan kerangka tengkorak dan tulang rusuk di Cunca Lujang, Lingko Lujang, Kampung Welo, Desa Gulung, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT, Kamis (30/3/2017) (Foto : Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng – Bripka Emilius Johan, Bhabinkamtibmas Kecamatan Satar Mese Utara, bersama Kanit Intel Sek Satar Mese AIPDA Muhamad Suyudi dan anggota Reskrim Sektor Satar Mese Brigpol Beni Hingan, mendatangi TKP penemuan kerangka kepala manusia dan satu tulang rusuk di Cunca Lujang, Lingko Lujang, Kampung Welo, Desa Gulung, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (30/3/2017) sekitar pukul 08.00 wita.

Demikian pernyataan Kapolres Manggarai, AKBP Drs. Marselis Sarimin, M.Pd, melalui Kasubag Humas IPDA. Daniel Djihu, kepada Media ini di Ruteng, Kamis (30/3).

Djihu mengatakan bahwa pada hari Kamis, tanggal 30 Maret 2017, pukul 08.00 wita Ferdinandus Yato (36), warga Kampung Welo, hendak mencari kayu manis di hutan dan melewati Cunca Lujang (kali kering).

“Pada jarak 4 meter dari tempat Ferdinandus Yato berdiri, dia kaget melihat tengkorak kepala seperti bentuk tengkorak manusia”, kata Djihu.

Melihat itu, lanjut Djihu, Ferdinandus Yato langsung bergegas kembali ke kampung Welo untuk menyampaikan kepada aparat desa setempat tentang apa yang dia lihat di lokasi.

Pada Pukul 10.30 wita, lanjut Dia, 11 orang warga kampung Welo di bawah pimpinan Kepala Dusun Welo Fransiskus Janggur (45), mendatangi lokasi TKP untuk memastikan penemuan kerangka tengkorak tersebut.

Dari temuan barang barang korban yan ada di lokasi, jelas Djihu, untuk sementara bisa disimpulkan bahwa kerangka tengkorak itu berjenis kelamin perempuan.

Djihu menjelaskan bahwa di samping tengkorak tersebut ditemukan rok, BH/Bra, baju warna pink, baju switer hitam corak hijau, tas perempuan berwarna putih dan tidak ditemukan identitas tanda pengenal.

Di dalam tas tersebut, kata Djihu, terdapat 1 botol oli spm, kanebo, botol balsem dan rosario.

Dari keterangan Kadus Welo Frans Janggur, ujar Djihu, kemungkinan tengkorak tersebut adalah orang gila dan bukan orang dari Desa Gulung.

“Dari ciri ciri barang yang ditemukan di TKP warga setempat menyampaikan bahwa mereka pernah melihat orang dengan ciri ciri pakaian yang ditemukan di TKP tersebut dari Kecamatan Lembor yang sakit jiwa dan sering lewat di Kampung Welo pada tahun 2016 yang lalu” ujar Djihu seperti yang disampaikan oleh kepala dusun Welo.

Djihu juga mengatakan bahwa menurut keterangan dari ibu Prima Jenamul yang beralamat di Kampung Welo, Dusun Welo, bahwa ada keluarganya dari Kende, Desa Satar Luju, Kecamatan Satar Mese Barat an. Ibu ANA, jenis kelamin perempuan, umur sekitar kurang lebih 60 tahun dan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa serta hilang dari keluarganya pada tahun 2014.

“Kerangka tersebut oleh pihak Polsek Satar Mese telah diserahkan kepada Kepala Desa Gulung untuk dilakukan penguburan, sedangkan barang bukti berupa pakaian dan tas korban diamankan di kantor Polsek Satar Mese”, jelas Djihu. (Yos Syukur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here