Beranda Ekobis Bupati Deno Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Untuk Bangun Manggarai

Bupati Deno Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Untuk Bangun Manggarai

273
0
Musyawarah Perencanaan Pembangunan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2018 Tingkat Kabupaten Manggarai (Musrenbangkab), Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Rabu (29/3). Insert foto : Bupati Manggarai Deno Kamelus (Foto : Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng – Bupati Manggarai Deno Kamelus, mengajak seluruh pemangku kepentingan yakni pemerintah, masyarakat dan dunia usaha untuk sama-sama membangun Kabupaten Manggarai di berbagai bidang.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri tapi perlu keterlibatan semua pihak”, terang Bupati Deno saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2018 Tingkat Kabupaten Manggarai (Musrenbangkab), Rabu (29/3) di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai.

Bupati Deno mengatakan, ada beberapa prinsip dasar yang berkaitan dengan Musrenbang yakni : Pertama, perencanaan pembangunan daerah merupakan satu kesatuan sistem dengan perencanaan pembangunan nasional. Artinya apa yang dilakukan di daerah merupakan bagian dari rencana pembangunan nasional.

Kedua, lanjut Bupati Deno, dalam melaksanakan pembangunan harus melibatkan semua pemangku kepentingan yakni pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

Yang ketiga, semua rencana pembangunan yang disusun harus dilakukan secara transparan dan responsif, yang dalam arti Musrenbangkab harus mampu menampung aspirasi-aspirasi yang sudah diperoleh dari Musrenbang yang telah dilaksanakan di tingkat desa maupun kecamatan, kata Bupati Deno.

Usulan-usulan yang tidak sempat disampaikan dalam Musrenbangdes dan Musrenbang kecamatan, tambah Bupati Deno, juga harus disampaikan dalam Musrenbang kabupaten.

“Apakah nanti usulan-usulan itu bisa ditindaklanjuti atau tidak, sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah”, kata Bupati Deno.

Bupati Deno melanjutkan bahwa yang keempat, yaitu segala hal yang dirumuskan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) harus terukur, serta yang terakhir, apapun yang direncanakan pada tahun 2018 harus berkelanjutan dari kerja-kerja tahun sebelumnya. (Adi Nembok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here