Beranda Florata News Kepala Inspektorat Mabar Apresiasi Masyarakat yang Lapor Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Kepala Inspektorat Mabar Apresiasi Masyarakat yang Lapor Dugaan Penyelewengan Dana Desa

500
1
Kepala Inspektorat Kabupaten Manggarai Barat, Siprianus Midi, sedang menjelaskan sikap inspektorat terhadap laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana desa, Rabu (26/04/2017), (Foto : Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Labuan Bajo – Kepala Inspektorat Kabupaten Manggarai Barat, Siprianus Midi, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat desa yang berani melaporkan dugaan penyelewengan dana desa ke Kantor Inspektorat Kabupaten Manggarai Barat.

Hal ini menurutnya akan membantu Inspektorat mengetahui informasi mengenai persoalan penyalahgunaan atau penyelewengan dalam pemanfaatan dana desa.

Saya justru mengapresiasi kalau ada masyarakat yang melaporkan persoalan penggunaan dana desa ke Inspektorat. Kita di sini kan cukup kesulitan juga dalam menjaring informasi mengenai adanya dugaan penyelewengan dana tersebut. Oleh karena itu, laporan masyarakat akan membantu kami mengetahui persoalan dalam pengelolaan dana desa ini.

Demikian keterangan Midi kepada Florespost.co saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Inspektorat Kabupaten Manggari Barat, Rabu (26/04/2017).

Midi menegaskan, semua pengaduan atau laporan masyarakat yang disampaikan ke Kantor Inspektorat akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.

Khusus untuk dana desa, dia membeberkan bahwa sudah ada 11 desa di Kabupaten Manggarai Barat yang telah melaporkan secara resmi persoalan pengelolaan dana desa ke Kantor Inspektorat. Laporan tersebut dilakukan oleh masyarakat di desa itu sendiri.

Terhadap laporan yang dimaksud, Inspektorat Mabar saat ini tengah melakukan audit dan pemeriksaan serius.

“Kita sudah melakukan audit dan pemeriksaan terhadap kepala desa yang masalahnya dilaporkan ke sini”, jelas Midi.

Inspektorat, kata Midi, sedang mengalami kekurangan auditor yang menyebabkan proses audit dan pemeriksaan agak terlambat.

“Oleh karena itu, terkait adanya penilaian atau stigma yang mengatakan Inspektorat itu lamban atau lalai dalam menanggapi laporan masyarakat, adalah tidak benar”, tambah Midi.

Sebab menurut dia, keterlambatan dalam memproses laporan masyarakat sebetulnya dikarenakan oleh jumlah auditor yang sedikit.

Kali ini agenda rutin yang digarap oleh Inspektorat Mabar adalah pembinaan dan pemeriksaan terhadap aparat desa dalam hal pengelolaan dana desa. (Dolfo Suhardi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here