Beranda Opini Opini: Boni Hargens dan Problem Kepemimpinan NTT

Opini: Boni Hargens dan Problem Kepemimpinan NTT

1244
9
Alfred Tuname / Esai dan Pemerhati Politik, tinggal di Borong, Manggarai Timur, NTT.

FLORESPOST.co :

Oleh: Alfred Tuname*

 

Pernyataan menarik pernah muncul dari pengamat politik Boni Hargens. Ia mengatakan, NTT butuh “potong generasi” kepemimpinan (Baca selengkapnya: Terkait Pilgub NTT 2018, NTT Butuh Potong Generasi, Kata Boni Hargens). Dari pernyataan itu tersirat maksud bahwa NTT butuh figur-figur muda untuk jadi pemimpin.

Dikotomi pemimpin tua/muda dan lama/baru seringkali muncul manakala kontestasi politik lokal akan gelar. Pilgub NTT 2018 juga direcoki oleh kampanye politik dikotomis seperti itu. Kampanye politik dikotomis itu pun sejatinya problematis. Takaran untuk menilai urusan tua/muda atau lama/baru dalam konteks Pilgub pun masih kabur.

Dalam banyak soal, tua/muda sering dirapatkan pada persoalan usia. Sedangan lama/baru didekatkan dengan persoalan profil politik seseorang dalam keikutsertaan Pilgub. Sayangnya, dalam konteks demokrasi Pilkada regulasi sudah mengatur syarat usia minimal calon adalah 30 tahun dan minimal lulus SMA/SLTA, sehat jasmani dan rohani.

Itu berarti siapa saja warga negara yang memenuhi syarat, ia berhak mencalonkan diri dalam event politik Pilkada. Sistem politik demokrasi yang kita amini bersama telah menjamin hak dan kebebasan politik warga negara.

9 KOMENTAR

  1. Hemm…Potong Generasi harus Permit pada yang The Older n the Oldest 0n The people and Birocrations at NTT.Mungkinkah itu?Mungkin Tatkala mereka sadar performrnt birokrasi yv biasa-biasa saja dlm puluhan tahun dari Orba dan Reformasi.Mungkin Tatkala mereka berharap pada yg Muda yg progresif dan Kreatif.Dan bisa mungkin kalau mereka sadar,bahwa NTT yg terbanyak populasi miskin dan terbanyak Wilayah pertanian kurang disentuh secara Teknis terbarukan yg bisa merubah kehidupan petani ke pertanian modermen.

    Instrumen apa potong Generasi?Bukankah kita jagonya borong atau Shoping partai?Ada gak partai yg mengayomi opini Potong Generasi?Hanya partai Yg masyarakatnya Iklas dan progresif,trial to New comer yg byk theori dan talking.Satu2nya jalan menuju opini Potong Generasi ialah jalur Independent.Itu pun harus dikawal oleh Generasi muda yg mumpuni,pada pendekatan utk menyadari rakyat akar rumput,komunikatif dalam menyebar program calon,berstragi dan meramu analogi dgn membawa info kemajuan pada daerah lain yang sudah bergerak maju selama dipimpin orang mudah.Calon harus siap kerja bakti dan Iklas 100% pada pelayanan rskyat yg terbanyak miskin.Harta calon transparan dan siap hanya menambah harta hanya dari Gaji.Tim sukses juga demikian harus Iklas dan menambah harta harus berlogika dgn besarnya gaji bila menjadi staf ahli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here