Beranda Diaspora Minta Pelni Kembali Buka Rute NTT-Papua, Flobamora Papua Barat Butuh Dukungan Gubernur...

Minta Pelni Kembali Buka Rute NTT-Papua, Flobamora Papua Barat Butuh Dukungan Gubernur NTT

590
2
Ketua FLOBAMORA Papua Barat, Klinton Talo (Tengah) bersama pengurus FLOBAMORA Kabupaten/Kota se-Papua Barat. (Foto : Martinus Kema / Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Manokwari – Ketua Flobamora di Papua Barat, Klinton Talo, mewakili masyarakat perantauan asal NTT di Papua dan Papua Barat minta dukungan pemerintahan NTT baik itu dukungan dari Kepala Dinas Perhubungan NTT maupun Gubernur NTT.

Dukungan itu, harap Talo, agar pemerintahan NTT dapat menyurati komisi terkait di DPR RI, Kementerian Perhubungan dan Presiden Indonesia agar mendorong Pelni menjawab keluhan atau permintaan warga NTT di Papua dan Papua Barat dengan mengoperasikan kembali kapal putih milik pelni dengan rute Papua-NTT atau sebaliknya untuk membantu perantau Flobamora di Papua maupun Papua Barat.

Baca juga : BKH Ajak Perantau Asal NTT Bangun Kampung Sendiri

Talo menambahkan apabila permintaannya agar ada dukungan dari pemerintahan NTT dilakukan maka cukup membantu atau menguatkan usaha pengurus Flobamora Papua Barat selama ini yang telah mengusul melalui surat juga kepada Pelni, Kementerian Perhubungan, DPR RI dan Presiden RI meminta agar pelni kembali operasikan kapal putih ke NTT dari Papua atau sebaliknya.

“Soal kapal kita ke NTT dan Papua, rombongan kita (Flobamora Papua Barat) kemarin dari Manokwari sudah ke Jakarta dan sudah ketemu dengan Direktur Pelni, dan kami juga sudah bersurat kepada ketua DPR RI, Bapak Presiden dan Menteri Perhubungan, kami harap secepatnya kami pakai kapal itu dari NNT ke Papua dan Papua ke NTT,” ucap Talo.

Baca juga : Sokong Ekspor, APINDO NTT Gelar Lokakarya

“Harapan saya Gubernur NTT dan Kepala Dinas Perhubungan bisa satu hati mereka menyurati komisi terkait di DPR RI untuk perhatikan kita, termasuk harapan kami ada dukungan dari bapak-bapak dewan di DPR RI perwakilan NTT dapat membantu keluhan masyarakat NTT di Papua karena masyarakat kita di sini sekitar 20 ribu lebih,” kata Talo.

Saat menyurati pihak terkait pengoperasian kapal ke NTT dari Papua, saat ini Flobamora Papua Barat meminta kapal dengan kemampuan mengangkut penumpang seribu orang.

Baca juga : Pagelaran Tarian Caci Disambut Antusias Warga Manggarai di Jakarta

Diketahui juga kata Talo bahwa pada awal tahun 2016 lalu pelni pernah membuka rute NTT-Papua Barat dan Papua dengan mengoperasikan kapal dengan daya angkut penumpang 2.000 orang. Sayangnya setelah beroperasi beberapa kali tepatnya pada Desember 2016 kapal tersebut tidak lagi operasi sampai hari ini.

Sementara itu Sekretaris Flobamora Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Provinsi Papua Barat, Martinus Kema, mengatakan setelah operasi kapal putih pada tahun 2016 berhenti masyarakat selalu tanya kemana kapal yang dulu pernah beroperasi untuk mereka pulang ke NTT.

Baca juga : Mahasiswa Manggarai Malang Gelar Turnamen Sepak Bola Komodo Cup VII

“Sebab kalau tidak lagi maka masyarakat harus melalui Makasar, kalau di Makasar langsung dapat kapal tidak apa-apa, tapi yang terjadi mereka harus lama-lama di Makasar dan mengeluarkan uang yang banyak selama menunggu kapal di Makasar untuk lanjutkan perjalanan ke Papua maupun ke NTT, sehingga kehadiran kapal langsung cukup membantu kami perantau orang NTT di Papua,” kata Kema. (Kontributor Martinus Kema / Papua Barat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here