Beranda Diaspora Diaspora NTT di Jakarta Dorong DR. Ignasius Iriyanto Djou Maju Pimpin NTT

Diaspora NTT di Jakarta Dorong DR. Ignasius Iriyanto Djou Maju Pimpin NTT

852
1
DR. Ing. Ignas Iriyanto Djou, SF. M. ENG. Sc. CSRS. (Foto : Istimewa)

FLORESPOST.CO, Jakarta – Sejumlah tokoh lintas agama, lintas generasi, lintas profesi asal NTT di Jakarta pada hari Rabu (31/5/2017) menyelenggarakan “Silaturahmi Kebangsaan” dan “Buka Puasa Bersama” bertempat di Rumah Makan Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat dengan tema : “Jalin Tali Silaturahmi, Pererat Kesatuan Bangsa”.

Baca juga : Atasi Kemiskinan di NTT, Ini Solusi yang Ditawarkan Rober S. Marut

Hadir dalam Silaturahmi dan Buka Puasa Bersam tersebut antara lain DR. Ing. Ignas Iriyanto Djou, SF. M. ENG. Sc. CSRS, Petrus Selestinus, Marsel Ado Wawo, Serfas S. Manek, Sebastian Salang, Pdt. Johanes Adi Papa, Ardi Mbalembout, Uztad H. Jou Hasyim Maiwahing, Ichsan Indra Dewa, Didi Nong Say, Michael Kleden, Jesse Heber Ambuwaru, Raldi Doy, Konradus Wawo, Abraham Runga Mali, dan lain-lain.

Demikian bunyi press release yang diterima media ini, Jumat (2/6/2017).

Baca juga : Minta Pelni Kembali Buka Rute NTT-Papua, Flobamora Papua Barat Butuh Dukungan Gubernur NTT

Sesepuh NTT Petrus Selestinus, yang hadir dalam kegiatan tersebut, dalam pengantarnya menekankan bahwa Silaturahmi Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama mengandung makna untuk mempererat kekerabatan kita dalam kehidupan berbangsa untuk mencapai kualitas hidup berbangsa yang lebih baik.

Petrus Selestinus menegaskan bahwa, silaturahmi di antara kita masih sangat minim, kita jarang berkumpul bersama-sama untuk memecahkan berbagai problem yang kita hadapi dan karena itu momentum silaturahmi ini harus mampu merajut kembali kekerabatan kita dan harus dibudayakan sebagai sebuah tradisi para diaspora NTT untuk secara bersama-sama memecahkan problem kebangsaan kita, tentu saja dengan fokus utama kepada NTT sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa ini.

Baca juga : Sokong Ekspor, APINDO NTT Gelar Lokakarya

Petrus mengatakan, diakui atau tidak, tetapi ini sebuah realitas di mana Pilkada DKI Jakarta telah menguji kebhinekaan kita, nasionalisme kita dan kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945. Karena itu meskipun Pilkada DKI Jakarta sudah selesai, namun efek domino dari pilkada DKI Jakarta masih meninggalkan pekerjaan rumah berat bagi kita semua.

Tanggung jawab kita pada persoalan pilkada belum selesai, lanjut Petrus, namun kita masih punya tanggung jawab moral dan politik untuk ikut mensukseskan Pilkada di berbagai tempat termasuk di NTT, baik di Pilgub maupun di Pilkada Kabupaten 2018.

Baca juga : NTT Harus Bangkit dari Kemiskinan : Opini Benny K. Harman

Apa yang bisa kita sumbangkan untuk NTT terkait tanggung jawab moral dan politik kita dalam Pilgub NTT dan Pilkada Kabupaten kali ini?

Menurut Petrus Selestinus yang juga Advokat Peradi, kita harus ikut menentukan dengan menyumbangkan salah satu putra putri terbaik kita atau saudara-sudara kita NTT di Jakarta yang memiliki kemampuan dan pengalaman serta memenuhi syarat UU untuk ikut ambil bagian dalam memimpin NTT ke depan.

Baca juga : Christian Rotok : Lihat Rekam Jejak Kandidat, Hentikan Politik Identitas

“Di sini ada Saudara kita Dr. Ignasius Iryanto Djou, seorang intelektual, pemikir muda yang visioner, konsepnya tentang pembangunan dan pemberdayaan sosial masyarakat sering kita dengarkan bersama dalam berbagai kesempatan, Dia juga seorang petarung yang selalu bekerja dalam diam, tidak pamerkan kehebatan sehingga dinilai sebagai petarung yang rendah hati dan punya hati nurani. Bagi kita semua yang mengenalnya Iryanto Djou tidak diragukan lagi dan kebetulan juga namanya sudah mulai disebut-sebut oleh sejumlah kalangan di NTT dan Jakarta sebagai layak diorbitkan untuk memimpin NTT mendatang,” ujar Petrus.

Baca juga : Melky Laka Lena : Hitam dan Putihnya NTT Tergantung Masyarakatnya

Ustad Jou Hasyim Mai Wahing asal Lembata yang juga seorang Advokat Peradi di Jakarta dalam tausiah Buka Puasa Bersama mengatakan bahwa momentum silaturahmi kebangsaan di bulan suci Ramadhan ini diharapkan dapat melahirkan sebuah semangat baru dan semangat itu adalah semangat untuk mengabdi dan membangun NTT termasuk mendorong Dr. Ignas Iryanto Djou sebagai kader natural yang matang melalui pengalaman di dalam forum-forum nasional dan internasional di bidang Ilmu Pengetahuan dan profesinya karenanya layak untuk diorbitkan memimpin NTT.

“Mari kita dukung bersama,” ujar Jou Hasyim Mai Wahing dengan penuh optimis. (Dolfo Suhardi/Flores Post)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here