Beranda Ekobis Melalui Pelatihan Karajinan Bambu dan Rotan, Manggarai Bisa Menjadi Kota Seni

Melalui Pelatihan Karajinan Bambu dan Rotan, Manggarai Bisa Menjadi Kota Seni

700
2
Suasana saat pelatihan kerajinan bambu dan rotan (Foto: Yos Syukur/Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Ruteng – Dinas Perdagangan Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan Pelatihan Kerajinan Bambu/Rotan di Kelurahan Karot,  Kecamatan Langke Rembong,  26 Juli – 1 Agustus 2017.

Pelatihan ini merupakan sebuah peluang bagi siapa saja yang memiliki bakat dan minat seni,  khusunya anyaman bambu atau rotan. Anyaman bambu atau rotan ini bisa dikerjakan ketika memiliki waktu luang ataupun waktu khusus sehingga tidak mengganggu aktifitas lain.

Raymond Richardo Coopman (Foto: Yos Syukur/Florespost.co)

Hal itu disampaikan oleh intruktur pelatihan Kerajinan Bambu/Rotan Raymond Richardo Coopman ketika ditemui Florespost.co di tempat pelatihan tersebut di Kelurahan Karot, Kamis (27/7/2017).

Menurut dia, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah Manggarai untuk meningkatkan potensi masyarakat khususnya dalam hal kerajinan bambu atau rotan.

“Bahan baku dalam pelatihan ini sangat mudah didapatkan, bambu dan rotan tumbuh subur di Manggarai,” ujar Raymond.

Kegiatan ini, kata Raymond, agar para peserta memiliki skill untuk menganyam bambu atau rotan menjadi sebuah benda yang memiliki nilai seni tinggi sehingga kalau dijual tentu dengan harga yang dapat terjangkau oleh masyarakat.

Dikatakannya, melalui kegiatan ini para peserta bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,  bahkan kemudian bisa mempekerjakan orang lain. Kalau semua potensi dikembangkan,  maka jumlah pengangguran juga pasti berkurang.

“Kegiatan ini bukan sekedar melatih mengayam bambu atau rotan, tetapi melatih kesabaran, teliti, fokus, terarah dan tuntas, belajar dan terus belajar,” kata Raymond.

Hasil kerajinan bambu dan rotan (Foto: Yos Syukur/Florespost.co)

Dia berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin, sehingga potensi yang dimiliki masyarakat juga bisa dikembangkan dan masyarakat mendapat keuntungan dengan menjual hasil karya mereka.

“Hasil pelatihan kerajinan bambu dan rotan sudah bisa promosi, hal ini sangat luar biasa, kita bisa jadikan Manggarai Kabupaten Seni dengan ikon Kabupaten Seni Bambu dan Rotan,” ungkap Raymond.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Manggarai melalui Dinas Perdagangan, kegiatan ini menunjukan bahwa pemerintah daerah peduli terhadap potensi yang dimiliki oleh masyarakat untuk dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat itu sendiri melalui hasil karya dan kerajinannya.

Raymond berharap pemerintah daerah bisa membantu mempromosikan hasil kerajinan para peserta, sehingga para peserta akan semakin semangat untuk mengembangkan potensi dan usahanya sendiri. (Penulis: Yos Syukur/Florespost.co)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here