Beranda Florata News Heboh Reaksi Netizen atas Kekalahan Perseftim dalam ETMC 2017

Heboh Reaksi Netizen atas Kekalahan Perseftim dalam ETMC 2017

3965
1
Meninggalkan lapangan, Perseftim usai pertandingan melawan Sumba Barat Daya. (foto/istimewa)

FLORESPOST.CO, Larantuka – Reaksi beragam terus mengalir ditunjukan oleh netizen di media sosial (facebook), atas kekalahan tim sepakbola dari Kabupaten Flores Timur pada saat dijamu oleh Sumba Barat Daya (Persada) dengan skor akhir 2-6, dalam pertandingan di grup C liga 3 turnamen Sepakbola El Tari Memorial Cup (ETMC) XXVIII tahun 2017, di Stadion Marilonga, Kota Ende, Kabupaten Ende, NTT, Sabtu (29/7/2017).

Netizen yang juga merupakan suporter sejati laskar Lewo Tanah  menyoroti kekalahan yang
tak terduga itu akibat dari kesalahan pelatih dalam memposisikan pemain tidak sesuai formasi di laga-laga Perseftim sebelumnya.

Padahal Perseftim di dua laga sebelumnya menyabet poin penuh dengan memetik kemenangan atas Pers So’e dan Persebata Lembata. Dan saat ini, Perseftim menjadi pemuncak klasemen grup C dengan mengantongi  6 poin.

Euforia kemenangan Perseftim di dua laga sebelumnya disambut gembira oleh pendukung-pendukung Perseftim yang menyaksikan pertandingan baik secara langsung di Stadion Marilonga maupun menyaksikan pertandingan melalui live streaming di youtube, hingga Perseftim menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat kota Larantuka.

Melihat kekalahan Perseftim yang tak wajar tersebut, netizen pun memberikan beragam komentar kepada anak asuh Abdul Syukur yang sudah ditumbangi tim dari negeri Pasola (Persada) tersebut.

Berikut komentar para Netizen yang terpantau melalui facebook oleh media ini, Minggu (30/7/2017).

Perseftim dan Persada saling bersalaman usai berlaga. (foto/istimewa)

“Perseftimku sayang, Perseftimku malang jilid II. Setelah menyaksikan langsung di stadion Marilonga Ende, di kala Perseftim dibantai SBD 6-2 rasa penasaranku terhadap pemain kebanggaan pengurus dari jawa terjawab.

Secara teknis mereka tidak lebih bagus dari pemain belakang lokal yang ikut Bupati Cup kemarin. Kelebihannya hanya pada menjerat offside lawan tetapi tidak punya speed untuk mengejar lawan jika jebakan itu gagal.

“Dan 6 gol yang bersarang di gawang Perseftim itu hasil gagal jebakan sehingga dengan sangat mudah menaklukan kiper kita. Secara semangat dan cinta terhadap Perseftim sangat jauh dari yang kita harapkan,” tulis aqun Chris Langkamau dalam postingan facebooknya seperti yang dilansir Florespost.co.

‎”Sungguh terlalu aneh bin ajaib secara logika rasional bahwa publik Kabupaten Flores Timur pasti mempertanyakan soal mengapa tim Perseftim Flotim bisa kalah telak dengan angka yang cukup fantastis dari keseblasan tim Sumba Barat Daya dengan skor 2-6,” tulis akun Abdurrahim Alhabibi.

Aqun facebook Suksin M Sal Suksin (Mantan pemain Perseftim 1994) menulis, “Menjadi perhatian buat ASKAB Flotim, termasuk pelatih. Masa turnamen sekelas ETMC, bisa-bisanya pelatih memainkan pemain cadangan yang tidak punya jam terbang. Oh Perseftim kami sagat kecewa. Masa pemain sekelas Endong tidak dimainkan,” tulis Suksin.

Sementara itu aqun Asrul Sany menulis, “Skema permainan Perseftim monoton, tidak ada yang berubah dalam rotasi Pemain. Pelatih beserta asisten pelatih minim Pengelaman,” tulisnya.

Komentar akun Tuan Kopong Msf‎, “mereka telah berjuang, tentu pelatih punya strategi. Belajar untuk menghargai perjuangan mereka dengan tetap mensupport mereka. Kalaupun ada kritikan berikan dengan arif dan bijaksana. Bangkitkan semangat para pemain untuk tidak larut dalam kesedihan. Karena kadang pengamat lebih hebat dari pemain,” tulis akun Tuan Kopong.

Komentar akun VO Fernandez‎ (tinggal di kota Jayapura, Papua), “Mari kita memberi masukan, kritik, saran yang membangkitkan semangat dan mental para Pelatih, Official dan Pemain serta masyarakat Flotim agar kedepan Perseftim bisa memberikan hasil yang memuaskan”.

Komentar aqun Leo Liwun Ata Kiwan‎, “Kalah menang perseftim selalu di hati. Semoga pelatih dan pemain menyadari ini sebagai bentuk teguran supaya lebih baik lagi ke depan. Semoga dengan slogan ini tidak ada pikiran negatif kalau kalah menang aman saja.”

Aqun Benty Abraham komentar, “Sangat memalukan Perseftim Dengan Kekalahan 2-6.
Buat pemain dan pelatih jangan sombong dengan kemenangan dua kali menang dengan Poin 6. Belum apa-apa pelatih sudah bongkar pasang pemain. Mendingan bongkar pasang pelatih, karena kesombongan/Jumawa pelatih menganggap lawan lemah. Jangan menganggap remeh lawan,” tulis aqun Benty Abraham.

Untuk tim Perseftim masih memiliki peluang besar untuk lolos ke putaran berikut karena memiliki satu pertandingan tersisa menghadapi Perserond Rote Ndao, Senin 31 Juli 2017 besok.

Jika Perseftim mampu meraih hasil maksimal di pertandingan terakhir, maka perolehan 9 poin secara otomatis akan menghantarkan Perseftim ke perempat final. (Stanis/Florespost.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here