Antisipasi e-KTP yang Belum Keluar, Ini Upaya Dispendukcapil Matim

256
Paulus Tamur, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manggarai Timur, NTT. (Foto: Istimewa)

FLORESPOST.CO, Borong – Urusan pengambilan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), selama beberapa bulan terakhir mengalami hambatan. Akibatnya, banyak masyarakat Matim merasa kecewa dengan kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Matim, NTT.

Salah seorang warga Matim yang namanya tidak mau dipublikasikan, mengungkapkan rasa kecewanya karena e-KTP yang sudah direkam sejak 2016 silam, sampai saat ini belum bisa dicetak oleh Dispendukcapil Matim.

“Saya kecewa dengan kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil karena sampai saat ini KTP saya belum bisa diambil. Padahal saya rekam dari tahun lalu (2016,red),” ungkap salah seorang warga Matim kepada Florespost.co, pada Senin (7/8/2017) di Borong.

Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Catatan Sipil Matim, Paulus Tamur, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya pada Rabu pagi (9/8/2017), menjelaskan bahwa hambatan urusan e-KTP di Manggarai Timur itu bukan karena kelalaian Dispendukcapil Matim, tapi disebabkan oleh jaringan yang selalu mengalami gangguan alias error.

“e-KTP belum bisa keluar walaupun blangko masih ada. Itu bukan karena kesengajaan. Tapi karena ada masalah jaringan dari pusat. Jaringan ini diatur oleh pusat,” jelas Paulus.

Lebih lanjut Paulus mengatakan bahwa untuk mengantisipasi hal itu (e-KTP yang belum bisa keluar,red), Dispendukcapil Matim mengeluarkan Surat Keterangan (SK) Kependudukan, berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri.

“Untuk mengantisipasi masalah e-KTP yang belum bisa keluar, kami mengeluarkan Surat Keterangan Kependudukan, berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri”, katanya.

Terkait masalah jaringan, kata dia, Dispendukcapil Matim akan melakukan komunikasi dengan pusat, sehingga pusat bisa membenahi jaringan yang bermasalah itu.

“Kami akan usahakan untuk terus berkomunikasi dengan pusat, sehingga pusat bisa benahi jaringan,” tutup Paulus. (Rosis Adir, Editor: Yos Syukur/Florespost.co).

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here