Beranda Ekobis Warga Kesal, Sudah 2 Tahun PLTMA Wae Mokel Tak Kunjung Diperbaiki

Warga Kesal, Sudah 2 Tahun PLTMA Wae Mokel Tak Kunjung Diperbaiki

422
0
Gedung PLTMA Wae Mokel, Kecamatan Kota Komba, Matim, NTT. (Foto: Mulia Donan/Florespost.co).

FLORESPOST.CO, Borong – PLTMA Wae Mokel Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dua tahun tidak beroperasi karena rusak pada bagian mesin.

Nardianus Virgo salah seorang warga pengguna PLTMA Wae Mokel, ketika ditemui Florespost.co di lokasi tersebut pada Jumat (18/08/2017) mengungkapkan, dirinya merasa kesal dengan kejadian PLTMA yang sudah dua tahun rusak dan tak kunjung diperbaiki.

“Kami juga sebagai masyarakat pemakai PLTMA juga tidak tau persis bagaimana kerusakan yang terjadi pada mesin PLTMA Wae Mokel. Melihat hal demikian kami merasa kesal dikarenakan iuran yang kami bayar selama ini merasa tidak ada bukti sama sekali. Kepuasan kami dalam pemakaian arus juga sangat tidak terpenuhi. Selama ini banyak masyarakat yang menjadi korban dari arus yang sangat tidak stabil sampai-sampainya banyak alat elektronik kami yang rusak,” ujar Virgo.

Virgo menambahkan untuk pengurus PLTMA Wae Mokel dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan Dinas Energi dan Pertambangan segera membuat kejelasan supaya bisa sesuaikan jumlah pelanggan dengan kekuatan mesin.

Menurut Virgo, ada tiga desa yeng menggunakan arus PLTMA  ini di antaranya, Desa Mokel, Desa Golo Meni dan Desa Rana Mbeling. Dari ketiga desa ini ada dua belas kampung yang menggunakan arus PLTMA Wae Mokel di antaranya, Rapu sese, Tango, Manus, Ngela, Pongbali, Ketal, Pinga, Rembong, Waru Leok, Watu Mundung, Dalo, Wenggul, tambah Virgo.

Alat yang rusak dalam mesin PLTMA Wae Mokel ini, terang Virgo, adalah turbin, oli, dan roda gila.

“Dengan terjadinya kerusakan seperti ini mungkin pihak pemerintah yang menangani tentang ini harus segera membuat klarifikasi supaya sesuai dengan jumlah pengguna dengan kekuatan arus yang akan dipakai,” ujar Virgo.

Virgo mengungkapkan, dengan terjadinya kerusakan ini pihak Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terutama Dinas Energi dan Pertambangan itu tidak ada respon sama sekali sampai saat ini, walaupun kami sudah mengajukan surat perbaikan kepada dinas terkait namun jawabanya sampai hari ini tidak ada.

“Kami sangat memohon kepada pihak terkait yang menangani soal kerusakan PLTMA dan segera menanggapi keluhan kami, karena sudah dua tahun mengalami kerusakan hingga sampai saat ini tidak kunjung diperbaiki,” harap Virgo.

Virgo menerangkan, pihak Dinas Energi dan Pertambangan tidak pernah terjun langsung ke lapangan untuk melihat mesin yang sementara mengalami kerusakan.

“Kami berharap pemerintah harus segera membuka mata melihat kami yang sudah dua tahun listrik tak kunjung menyala, ini juga merupakan bagian dari aset untuk Manggarai Timur, kalau pemerintah tidak memperhatikan soal ini berarti pemerintah melumpukan aset yang ada, karena PLTMA ini bagian dari aset untuk Manggarai Timur dalam meningkatkan APBD Manggarai Timur,” tutur Virgo. (Penulis: Mulia Donan. Editor: Yos Syukur/Florespost.co).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here