Beranda Florata News P3poratim Makasar Desak Pemda dan DPRD Matim Perhatikan Maria Lemas

P3poratim Makasar Desak Pemda dan DPRD Matim Perhatikan Maria Lemas

406
1
Gregorius Guru, Ketua Umum P3poratim- Makasar (Istimewa)

FLORESPOST.CO, Borong – Sejumlah aktivis P3poratim-Makasar mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemda) Manggarai Timur (Matim) dan DPRD untuk kiranya segera menanggapi kehidupan  Maria Lemas (65).

Maria Lemas adalah seorang janda tua yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk kecil di dusun Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Matim, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Umum P3poratim- Makasar Gregorius Guru melalui WhatsApp, Jumat, (1/09/2017) kepada Florespost.co mengatakan bahwa, Pemerintah Manggarai Timur dalam hal ini Bupati, DPRD, dan dinas terkait harus segera melihat dan memperhatikan kehidupan dari Ibu Maria Lemas yang saat ini sedang membutuhkan bantuan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya seperti bantuan beras dan rumah yang layak.

Derita kehidupan dari seorang janda tua Maria Lemas saat ini menurut saya masalah serius yang harus segera diperhatikan dan segera ditangani oleh Pemerintah Manggarai Timur dan DPRD Manggarai Timur, ungkap Gregorius.

Sebagai bentuk ungkapan rasa peduli kasih dan rasa prihatin, kami mendesak agar Pemda dan DPRD Matim segera mungkin menangani kondisi sosial dari Ibu Maria Lemas janda tiga orang anak itu.

Terkait dengan masalah miskin dan tidak mampu, ungkap Gregorius, itu semua sudah diatur dalam undang-undang khusus seperti undang-undang fakir miskin dan anak terlantar itu sudah jelas bahwa negara yang harus memenuhi hak mereka, tetapi kenyataan pun tidak demikian.

Baca juga: Derita Janda Tua di Borong, Tinggal dalam Gubuk Kecil Berharap Belas Kasih

Maria Lemas di dalam gubuknya di Dusun Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Matim, NTT. (Foto: Mulia Donan/Florespost.co)

Negara sudah menganggarkan dana khusus yang sudah termuat dalam Program Keluarga Harapan (PKH) atau lebih jelasnya, program ini bertujuan untuk perlindungan sosial yang memberikan langsung tunai kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM).

Sayang Ibu Maria Lemas janda tiga anak itu sama sekali tidak disentuh oleh program ini, ungkapnya.

Menurutnya program PKH di Manggarai Timur sangat tidak tepat sasaran. Jangan sampai ada unsur tebang pilih di balik itu semua. Pemerintah Manggarai Timur seharusnya jeli dan teliti dalam melihat situasi seperti ini. Jangan hanya duduk manis di kantor nikmati kursi empuk, tapi toh kalian harus segera melihat kehidupan dari seorang Ibu Maria Lemas yang saat ini sedang membutuhkan bantuan kalian, jelas Gregorius.

Gregorius berharap, Pemda, DPRD dan dinas terkait yang ada di Manggarai Timur segera turun ke lokasi Ibu Maria Lemas, untuk melihat secara langsung keadaan hidupnya. Kalian jangan menutup mata melihat keadaan yang sedang dialami oleh ibu janda tiga orang anak tersebut. (Mulia Donan/Florespost.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here