Beranda Florata News Aktivis Minta DPRD Matim Responsif, Temui Warga di Lokasi Tambang Pasir

Aktivis Minta DPRD Matim Responsif, Temui Warga di Lokasi Tambang Pasir

192
0
Lokasi tambang pasir di Bondo, Manggarai Timur, NTT. (Foto: Andre)

FLORESPOST.CO, Borong – Theo Pamput, Akitivis Gerakan Pemuda Wae Musur Bersatu (GARDA MUTU), mendesak DPRD Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk segera menemui warga di sejumlah titik penambangan pasir (Galian C) di Matim.

Theo Pamput (Dok. Pribadi).

Dirinya mendesak DPRD Matim, lantaran dia menilai para legislator Matim saat ini sedang berpura-pura tidak tahu tentang persoalan penutupan tambang pasir oleh Polres Manggarai sejak beberapa minggu lalu.

Dikatakannya bahwa, DPRD sebagai wakil rakyat seharusnya selalu responsif dengan segala persoalan yang berhubungan dengan rakyat.

“DPRD seharusnya turun dan temui masyarakat yang menjadi korban penutupan lokasi tambang pasir, mendengar langsung suara rakyat, bukan menampung aspirasi yang diakumulasi dari media sosial,” tegas Pamput, kepada Florespost.co, Selasa (5/9/2017) di Borong.

Pamput juga meminta agar DPRD Matim tidak hanya menjelaskan dari sisi regulasi terkait penutupan lokasi tambang pasir tersebut.

Yang paling penting, kata dia, DPRD harus bisa mendekatkan diri dengan masyarakat.

“DPRD juga tidak hanya menjelaskan dari sisi regulasi terkait penutupan galian C tersebut. Yang paling penting adalah mendekatkan diri ke masyarakat, bukan menunggu di kantor saja,” pungkasnya.(Rosis Adir/Florespost.co).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here