Beranda Florata News Air Minum Bersih Langka, Ketua Fraksi PAN Matim Angkat Bicara

Air Minum Bersih Langka, Ketua Fraksi PAN Matim Angkat Bicara

280
0
Heremias Dupa, Ketua Fraksi PAN di DPRD Kabupaten Manggarai Timur, NTT. (Foto: Mulia Donan/Florespost.co)

FLORESPOST.CO, Borong Heremias Dupa, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPRD Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mendesak Pemkab Matim untuk segera menjawab persoalan krisis air minum bersih yang sementara dialami masyarakat Warat, Toraja dan Gurung Liwut di Kecamatan Borong, Matim, NTT.

“Saat ini masyarakat Warat, Toraja dan Gurung Liwut sangat mengeluh dengan kelangkaan dan ketersediaan air minum bersih, sumber air yang mereka dapatkan itu melalui saluran pipa Wae Luju dan Wae Koco. Namun sampai saat ini mereka tidak menikmati air minum bersih,” jelas Dupa saat ditemui Florespost.co ini (9/9/2017).

Anggota DPRD Matim dari daerah pemilihan Borong dan Rana Mese ini mengungkapkan, masyarakat Warat, Toraja, dan Gurung Liwut meminta kepada Pemda Manggarai Timur untuk segera mengambil solusi yang terbaik supaya bisa mengatasi keluhan dan kelangkaan pada air minum bersih yang sedang mereka alami saat ini.

Dupa juga meminta Pemda Manggarai Timur untuk mendesak BLUD PAM supaya segera mengecek keadaan di lapangan terkait dengan persoalan air minum bersih yang sedang dialami oleh masyarakat  Kampung Warat, Toraja, dan Gurung Liwut saat ini.

“Yang paling penting adalah segera mengecek soal kerusakan pipa Wae Koco dan Wae Luju baik karena perilaku masyarakat dan juga karena tidak diurus dengan baik bak penampung yang mungkin sudah dipenuhi oleh kotoran,” terang Dupa.

Ditambahkannya, selama ini masyarakat Kampung Warat masih menggunakan air minum bersih yang penyalurannya dari Rana Mese, itupun pelayanan yang bersifat sementara.

Terkait hal ini, Dupa berharap Pemda Manggarai Timur segera melakukan koordinasi dan konsultasi supaya penyerapan dana DAK itu sesuai dengan perencanaan awal agar keluhan-keluhan pengadaan air minum bersih yang sementara ini dialami oleh masyarakat Warat, Toraja, dan Gurung Liwut bisa terjawab dan terealisasi dengan baik. (Mulia Donan/Florespost.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here