Beranda Feature Unik! Dapat Signal dari ‘Tower Tempurung Kelapa’, Desa di Flotim Punya Website...

Unik! Dapat Signal dari ‘Tower Tempurung Kelapa’, Desa di Flotim Punya Website Sendiri

1889
1
Salah seorang pengunjung saat berkomunikasi melalui jaringan tempurung kelapa (Sumber foto: www.desalewoawang.web.com)

FLORESPOST.CO, Larantuka – Ada cara unik yang dilakukan masyarakat Desa Lewo Awang, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur, mendapatkan signal di hand phone (hp) untuk dapat berkomunikasi dengan dunia luar.

Karena belum memiliki Tower Jaringan Telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS), masyarakat Desa Lewo Awang menggunakan tower tradisional.

Oleh masyarakat setempat menamainya “Tower Tempurung Kelapa”.

Tower ini berfungsi sebagai media untuk menangkap jaringan telepon seluler agar warga dapat berkomunikasi.

Tower tersebut terbuat dari tiang kayu setinggi kurang lebih 1 meter. Tiang kayu ditancapkan di atas tanah dan ujung bagian atasnya dipasang tempurung kelapa yang dipakai untuk meletakan Handphone (HP) atau telepon seluler milik warga.

Agar jaringan tidak terputus mereka harus berbicara dalam posisi berdiri atau membungkuk menghadap telepon seluler yang diletakan di dalam tempurung kelapa tersebut.

Namun di tengah sulitnya mendapatkan jaringan telepon seluler untuk dapat berkomunikasi, Desa Birawan dan Desa Lewo Awang mampu menciptakan website desa mereka.

Kepala Desa Birawan, Tarsisius Buto Muda, dalam sambutannya di acara launching website pertama di Flotim milik Desa Birawan dan Desa Lewo Awang, dengan alamat website www.birawan.web.id dan www.desalewoawang.web.com, oleh Bupati Flotim, Antonius Hubertus Gege Hadjon yang dilaksanakan di aula Kantor Desa Birawan, Jumat (8/9/17) menjelaskan, Sistem Informasi Desa dan Administrasi Desa melalui website desa adalah kebijakan Anggaran Desa Birawan tahun 2017, yang sangat penting.

Baca juga: Bupati Anton Launching Website Desa Pertama di Flotim

Kepala Desa Lewo Awang saat memberikan penjelasan terkait signal di tempurung kelapa (Sumber foto: www.desalewoawang.web.com)

Terkait akses website Desa Birawan dan Lewoawang, Tarsisius menambahkan, pihaknya terpaksa harus bergerak ke desa lain dalam Kecamatan Ilebura yang terjangkau signal Telkomsel.

Aktivitas website  dilakukan dengan cara bergerak menuju desa lain yang memiliki signal Telkomsel yang bagus. Oleh karena itu, Tarsisius meminta kepada pemerintah daerah Flotim untuk membebaskan masyarakat desa dari persoalan tersebut.

Seperti yang diberitakan Florespost.co sebelumnya, Bupati Anton Hadjon mengapresiasi kreatifitas dua kepala desa di Kecamatan Ile Bura itu.

Website ini kata Anton Hadjon merupakan website desa pertama di Kabupaten Flotim, dan hal ini tambahnya akan digiatkan ke seluruh desa yang ada di Flotim.

“Sehingga tahun 2018, website desa ini akan terintegrasi dengan kabupaten. Karena dengan adanya website, kita dapat mempublikasikan kegiatan kita di desa,” kata Anton Hadjon.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan Kepala Desa Birawan dan Lewo Awang ini menjadi contoh yang patut diikuti oleh desa-desa lain di Flotim.

Sedangkan terkait kendala jaringan Telkomsel yang masih menjadi persoalan warga di kedua desa tersebut, Bupati Anton Hadjon mengaku telah membangun koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi Flotim bersama pihak Telkom Flotim untuk melakukan survey terhadap penyebaran titik-titik singnal, termasuk di Kecamatan Ilebura yang berujung pada pembangunan tower Telkomsel. (Stanis/Florespost.co).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here