Beranda Florata News ICRS Gelar Lokakarya Pengayaan Wacana Agama dan Keberagaman di Ruteng

ICRS Gelar Lokakarya Pengayaan Wacana Agama dan Keberagaman di Ruteng

56
1
Direktur ICRS Dr.Siti Syamsiyatun saat memberikan sambutan dalam lokakarya Pengayaan Wacana Agama dan Keberagaman di Aula Misio STKIP St.Paulus Ruteng,Selasa (19/9/2017). Foto: Adi Nembok/Florespost.co

FLORESPOST.co, Ruteng – Indonesian Consortium for Religios Studies (ICRS) menyelenggarakan lokarya sehari tentang Pengayaan dan Wacana Agama dan Keberagaman,Selasa (19/9/2017) di Aula Misio Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (STKIP) St.Paulus Ruteng,Kabupaten Manggarai,NTT.

Lokakarya yang mengusung slogan Rukun,Ragam,Sepadan ini, ICRS bekerjasama dengan British Council,Kementerian Agama Republik Indonesia yang difasilitasi STKIP St. Paulus Ruteng.

ICRS adalah konsorsium tiga universitas di Yogyakarta yaitu Universitas Gajah Mada,Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga dan Universitas Kristen Duta Wacana. Konsorsium ini  menyelenggarakan kajian antargama dan isu-isu sosial budaya yang berkaitan dengan agama. Sementara British Council adalah sebuah lembaga sipil internasional yang memberikan perhatian besar pada pengembangan budaya dan pendidikan di seluruh dunia.

Lokakarya ini diselenggarakan di enam kota di Indonesia yakni Medan,Pontianak,Manado,Ambon Ruteng dan Bandung yang mewakili kekhasan dalam hal demografi penganut agama maupun keragamannya dengan tujuan memperkuat dan memperkaya kesadaran nilai-nilai keterbukaan,pengertian,toleransi dan interaksi diantara komunitas keagamaan.

Direktur ICRS  Dr.Siti Syamsiyatun dalam sambutannya mengatakan lokakarya ini merupakan bagian dari visi ICRS untuk memberikan ruang belajar bersama bagi semua orang dari latar belakang agama dan keilmuan yang berbeda untuk berinteraksi secara bersama.

“Kita bekerjasama untuk kepentingan bersama,”kata Siti.

Ketua STKIP St.Paulus Ruteng Dr.Yohanes Servatius B.Lon,M.A, pada kesempatan yang sama mengaku bahwa seluruh civitas akademika STKIP St.Paulus Ruteng sangat berbangga karena diberikan kepercayaan dan bekerjasama untuk menyelenggarakan lokakarya ini.

Kerjasama ini, kata dia,merupakan sebuah terobosan dan kesempatan untuk mewujudkan visi dan misi mencerdaskan kehidupan masyarakat yang rukun bahagia dan sejahtera.

“Kami yakin kerjasama ini tidak saja membuka wawasan teoritik tentang hubungan antara agama,masyarakat dan negara di Indonesia,tetapi terutama memberi ruang yang besar pada kami agar terlibat secara aktif dalam menciptakan masyarakat yang pluralis dan pancasialis,”katanya (Adi Nembok/Florespost.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here