Beranda Florata News Pemda Manggarai akan Eliminasi Hewan Penular Rabies yang Masih Berkeliaran

Pemda Manggarai akan Eliminasi Hewan Penular Rabies yang Masih Berkeliaran

90
0
Anjing terduga rabies yang berhasil dieliminasi warga setelah menyerang korban Tepeng. (Foto: Adi Nembok/Florespost.co)

FLORESPOST.co, Ruteng – Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Manggarai,NTT masih menjadi persoalan serius. Kerjasama semua pihak menjadi hal penting agar korban-korban gigitan HPR tidak terus bertambah.

Kepala Dinas Peternakan Manggarai, Konstantinus Dan mengatakan, kasus rabies di Manggarai sudah berlangsung sejak tahun 2000 hingga saat ini.

Karena terus terjadi setiap tahun, pemerintah daerah Manggarai pun selalu mengalokasikan dana khusus untuk penyuntikan atau vaksinasi HPR.

Namun vaksinasi HPR,lanjut Dan, tidak bisa berjalan seratus persen karena ada masyarakat yang menolak HPR divaksinasi.

“Ada masyarakat yang sengaja menyembunyikan HPR saat petugas melakukan vaksinasi,”ujarnya kepda Florespost.co Selasa (10/10/2017).

Vaksinasi anjing, misalnya kata dia ada resitensi dari masyarakat tertentu. Penyebabnya, selain karena anjing memiliki hubungan yang erat dengan budaya berladang masyarakat Manggarai juga karena HPR yang satu ini memiliki nilai ekonomi.

Lebih lanjut Dan mengatakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Manggarai No.11 tahun 2010 sudah secara tegas meminta masyarakat pemilik HPR untuk tidak membiarkan HPR berkeliaran bebas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here