Begini Isi Siaran Pers Pengunduran Diri Uskup Ruteng

oleh
Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Leteng, Pr. (Foto : Istimewa)

FLORESPOST.co, Ruteng – Mgr Hubertus Leteng, Uskup Ruteng, Flores, NTT resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai uskup, setelah didera isu skandal keuangan dan hubungan tidak wajar dengan seorang perempuan.

Isu skandal ini telah merebak sejak 2014 dan kembali menguat sejak Juni 2017 lalu. Vatikan bahkan sudah mengirimkan Visitator Apostolik untuk menginvestigasi isu skandal tersebut pada Agustus lalu.

Menyusul isu skandal tersebut, Uskup Hubert pun menyatakan mengundurkan diri. Pengundurkan dirinya itu pun telah disetujui Vatikan.

“Hari ini, 11 Oktober 2017, Bapa Suci, Paus Fransiskus sudah menerima pengunduran diri dari jabatan sebagai pemimpin pastoral di Keuskupan Ruteng, yang diajukan oleh Bapa Uskup, Mgr Hubertus Leteng,” demikian siaran pers pihak Keuskupan Ruteng, Selasa (11/10/2017).

Bersamaan dengan itu, Vatikan juga telah mengangkat pejabat sementara atau administrator yaitu Uskup Denpasar, Mgr Silvester San.

Baca juga: Breaking News: Uskup Ruteng, Hubert Leteng Mengundurkan Diri

Berikut adalah isi lengkap siaran pers pihak Keuskupan Ruteng yang telah tersebar di berbagai grup media sosial.

SIARAN PERS

PENGUNDURAN DIRI USKUP RUTENG DAN PENGANGKATAN ADMINISTRATOR APOSTOLIK PADA JABATAN YANG SAMA

 

Hari ini, 11 Oktober 2017, Bapa Suci Paus Fransiskus sudah menerima pengunduran diri  dari jabatan sebagai pimpinan pastoran di Keuskupan Ruteng, yang diajukan oleh Bapak Uskup Ruteng Mgr. Hubertus Lenteng.

Bapak Suci telah mengangkat administrator Apostolik sede vacante et ad nuntum Sancte Sedis dari Keuskupan Ruteng, YM Mgr. Silvester San, Uskup Denpasar, dan melimpahkan kepadanya semua kewenangan dan tugas-tugas dari seorang uskup pada subjek wilayah yang berada di bawah Kongregasi Propaganda Fide.

Pengumuman ini disampaikan pada pukul 18.00 di Istana Keuskupan Ruteng, bersama dengan siaran pers di Vatikan, oleh Romo Fabio Salerno, Pelaksana tugas ad interim dari Nunciatura Apostolik di Indonesia, dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh Mgr Hubertus Leteng, Mgr Silvester San, Romo Vikjen, Dewan Kuria, Dewan Konsultores, Dewan Imam, dan Rm Siprianus Hormat, Sekretaris Eksekutif Konferensi Waligereja Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *