Beranda Headline Semangat Mencerdaskan Bangsa, Irma, Guru Muda asal Ngada di Pelosok Mempawah Kalbar

Semangat Mencerdaskan Bangsa, Irma, Guru Muda asal Ngada di Pelosok Mempawah Kalbar

91
0
Maria Imaculata Soo (DOK. Pribadi)

FLORESPOST.co: Guru merupakan profesi mulia yang memiliki keagungan dalam kekuatan mencerdaskan bangsa. Bukan sebuah proses yang mudah untuk mencerdaskan anak bangsa, apalagi membawa peradaban kehidupan manusia ke level yang lebih dari sekedar kecerdasan intelektual semata, namun membentuk karakter anak, juga merupakan satu sisi yang wajib ditekankan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).

Tentu dalam hal ini, guru diwajibkan untuk memiliki kemampuan lebih dalam mengajar agar proses pembentukan karakter seorang anak dapat tumbuh dan timbul sejak dari pendidikan anak usia dini.

Guru memiliki tanggung jawab penuh dalam mengaktualisasikan isi dari naskah pembukaan UUD 1945 pada alinea ke-4 yang berbunyi “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Menjadi seorang guru mestinya jangan surut semangat dalam memanusiakan manusia dengan adanya pribahasa “pahlawan tanpa tanda jasa” tetapi jadikan pribahasa itu sebagai cambuk semangat dalam berbuat amal demi masa depan bangsa yang semakin cerah. Mungkin semangat itu yang bergelorah dalam diri guru muda tangguh yang mengabdi di pelosok daerah.

Maria Imaculata Soo, seorang putri asal Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah  guru muda yang berusia 23 tahun, memiliki rasa empati yang tinggi terhadap wajah pendidikan di pelosok ibu pertiwi.

Ia ikut terlibat dengan Yayasan Tangan Pengharapan (YTP) Indonesia Center untuk mencerdaskan anak-anak di daerah tertinggal dan sejak bulan Juli 2017 sampai sekarang. Irma mengabdikan diri Desa Pak Bulu, Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah, Pontianak Kalimantan Barat yaitu mengajar Taman Kanak-kanak(TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Awal mula Irma mengajar, ia sedikit kecewa terhadap masyarakat yang memiliki sikap acuh tak acuh dan apatis terhadap pentingnya peran pendidikan dalam keluarga. Bahkan Irma yang merupakan nama sapaan bagi guru muda yang tangguh itu, heran dan merasa prihatin dengan anak-anak yang memiliki pandangan bahwa sekolah tidak ada gunanya bagi masa depan mereka. Akan tetapi itu tidak menyurutkan semangat guru muda itu dalam melayani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here