Beranda Headline Pemangku Ulayat Roka di Kota Komba, Matim, akan Jegal Sertifikasi Tanah Bakal...

Pemangku Ulayat Roka di Kota Komba, Matim, akan Jegal Sertifikasi Tanah Bakal Bandara

30
0
Erasmus Mbea, Ketua Ulayat Roka (Foto: Istimewa)

FLORESPOST.co, Borong – Pemangku ulayat Roka Erasmus Mbea dan Lukas Ngo’l akan menghalangi atau menjegal upaya sertifikasi tanah calon banar udara di Tanjung Bendera, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Hal yang itu mereka sampaikan menyikapi  upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur melakukan sertifikasi tanah tersebut.

Erasmus Mbea ditemui di kediamannya di Waesoke, desa Bamo, Kecamat Kota Komba Kamis (02/11/17) mengatakan hak dan wewenang atas tanah di lokasi tersebut berada di Pemangku Ulayat Roka.

Penyerahan tanah untuk bakal bandara yang dilakukan suku Motu 7 Bersaudara, menurut dia, menyalahi hukum adat setempat.

“Kami kecewa dengan Pemda Manggarai Timur yang asal tabrak.  Tanpa memahami dan menggali kesahihan hukum adat setempat, memakasakan suku-suku di wilayah ulayat kami menyerahkan tanah tersebut,”ujar Eras.

Karena itu, Eras berharap, akan lebih elegan bagi Pemda Manggarai Timur, untuk meninjau ulang penyerahan tanah tersebut agar tidak menjadi beban sejarah bagi generasi Rongga maupun pemerintah.

“Secara adat kami tentu mengakomodir keinginan suku- suku dan Pemerintah Manggarai Timur membangun Bandara, tetapi sejauh ini kami sama sekali tidak dihargai. Akan lebih terhormat bagi Pemerintah untuk menghargai adat istiadat lokal di wilayah kami bila ingin bandara itu berhasil dibangun,” tegas Eras.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here