Beranda Headline Esthon-Christ Tolak Politik Identitas

Esthon-Christ Tolak Politik Identitas

76
0
Esthon-Christ pose bersama saat acara deklarasi Tim Relawan dan Tim Kerja Kabupaten Manggarai (Foto: Adi Nembok/Florespost.co).

FLORESPOST.co, Ruteng – Nusa Tenggara Timur dikenal sebagai propinsi yang paling toleran di Indonesia.Walau beragam suku, agama, ras dan adat istiadat berada di propinsi yang dijuluki seribu pulau ini, sampai saat ini keberagaman itu tetap terpelihara dengan baik.

Namun di tengah keberagaman itu, muncul kekhawatiran akan munculnya isu politik identitas yang sengaja dimainkan orang-orang tertentu untuk memecah belah persatuan maupun menjegal lawan dalam pilkada NTT 2018 mendatang.

Berkaitan dengan itu, pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Esthon Foenay – Christian Rotok atau pasangan Esthon-Christ menyerukan masyarakat agar tidak terpancing dengan politik pecah belah tersebut.

Esthon L. Foenay dalam orasi politiknya mengajak pendukung dan simpatisan Esthon-Christ yang hadir pengukuhan relawan dan tim kerja, Jumat (10/11/2017) di aula Asumpta Gereja Katedral Ruteng, Kabupaten Manggarai, untuk menolak segala bentuk politik yang berbau Suku, Agama dan Ras (SARA).

Esthon juga meminta masyarakat NTT untuk menjadi pemilih rasional dan cerdas sehingga mampu mengelola keberagaman itu sebagai sumber kekuatan politik yang bermartabat.

“Dalam politik kita boleh berbeda tapi dalam Tuhan kita bersaudara,” kata mantan wakil gubernur yang pernah berpasangan dengan Frans Lebu Raya ini.

Sementara Bacawagub, Christian Rotok mengatakan pemilih di NTT sangat cerdas dan tidak mudah goyah karena isu tersebut. (Adi Nembok/Florespost.co).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here