Pemda Flores Timur akan Buat Perda Warga Peduli HIV/AIDS

oleh
Rakor HIV/AIDS bersama, Wabup Flotim, KPA Propinsi NTT, para Lurah sekecamatan Larantuka di ruang kerja Wabup Flotim (Foto/Stanis Florespost)

FLORESPOST.co, Larantuka – Meski upaya pencegahan dan penanggulangan terus digencarkan, namun hingga saat ini HIV/AIDS masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat di Kabupaten Flores Timur (Flotim).

Untuk itu Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli, kepada Florespost.co, usai gelar rakor penanggulangan HIV/AIDS bersama Komisi Penanggulangan HIV/AIDS  Propinsi NTT  dan seluruh Lurah se-Kecamatan Larantuka, di ruangan Wabup Flotim, Kamis (16/11/2017) mengatakan, akan dibuatnya Peraturan Daerah (Perda) yang merupakan terjemahan dari, Perda No 3 tahun 2011 tentang penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Flotim.

“Perda ini membentuk warga peduli HIV/AIDS, mulai dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat RT dan RW. Sehingga masyarakat dari komponen terkecil mampu dengan mudah  mendeteksi orang-orang yang dicurigai sudah positif HIV/AIDS atau orang yang dicurigai menimbulkan HIV/AIDS,” ungkap Wabup yanng disapa Agus Boli ini.

Agus Boli menambahkan, seluruh warga baik yang positif maupun terdeteksi penyakit tersebut terdata dengan baik. Dengan demikian jika ada yang terdeteksi positif terkena HIV/AIDS, maka Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Flotim langsung turun menangani dan mendampingi.

“Agar mereka-mereka ini tidak sembarang lagi melakukan penularan ke orang lain. Karena itu pelanggaran, kita jaga penularannya. Jadi, untuk di Flotim nanti akan dibuat menyeluruh dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat RT dan RW perda ini,” katanya.

Dikatakannya, Dispendukcapil Flotim nantinya akan melakukan operasi yustisi mendata kos-kosan yang ditenggarai menjadi tempat prostitusi di kota Larantuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *