Beranda Feature Sebina Lamus, Ditinggal Rantau Suami, Kini Hidup di Gubuk Reyot

Sebina Lamus, Ditinggal Rantau Suami, Kini Hidup di Gubuk Reyot

81
1
Sebina Lamus (54), warga Dusun Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Manggarai Timur (Foto: Mulia Donan/Florespost)

FLORESPOST.co, Borong – Sebina Lamus (54) harus membanting tulang membesarkan sendiri dua anaknya. Suami tercinta sudah lama pergi merantau, tetapi tak pernah kembali.

Warga Dusun Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, NTT ini juga harus tinggal di gubuk bambu berlantai tanah berukuran 4×5 meter. Dinding rumah yang terbuat dari gedek (anyaman bambu) sudah mulai reyot termakan usia.

Suaminya sudah lama merantau ke negeri jiran, Malaysia. Sang suami tak ada kabar, apalagi mengirimkan uang ke Sabina dan dua anak di kampung.

Anak pertama Sebina, Elisabet Jenau sekarang sudah berkeluarga dan tinggal di Kampung Copu, Cibal. Sedangkan anak kedua, Yohanes Virman Jaya masih berusia delapan tahun dan kini berada di bangku kelas tiga SD.

Kepada Florespost.co  yang mendatangi kediamnya pada Kamis, (16/11/2017), Sebina mengisahkan kesulitan hidupnya.

“Kadang-kadang saya mengalami sakit. Itu pun, saya tetap berusaha untuk pergi mengikuti kerja harian agar saya bisa beli beras dan bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga saya sehari-hari,” ujar Sebina.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here