Hingga Awal Desember 2017, 29 Orang Meninggal Akibat Lakalantas di Manggarai dan Manggarai Timur

oleh
Kondisi pengendara dan sepeda motor sesaat setelah terjadi tabrakan dengan mini bus toyota avansa. (Foto/Dok. Polres Manggarai)

FLORESPOST.co, Ruteng – Kecelakaan lalulintas terus terjadi di wilayah Manggarai dan Manggarai Timur.

Pada Rabu (6/12/2017) kemarin, seorang guru asal Kampung Ndekok, Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara, bernama Benediktus Keburu (50), meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak sebuah mobil di ruas jalan negara Ruteng-Labuan Bajo, tepatnya di Wae Garit, Kelurahan Bangka Tuke, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, Rabu (6/12/2017) sekitar pukul 10.00 Wita.

Sejak Januari hingga 6 Desember 2017, berdasarkan data Kepolisian Resort Manggarai, telah terjadi 56 kasus kecelakaan lalulintas di Manggarai dan Manggarai Timur. Dari 56 kecelakaan tersebut, 29 orang meninggal dunia.

Baca: Guru Asal Poong Lengor, Rahong Utara, Manggarai Tewas Akibat Lakalantas

Pada periode yang sama tahun lalu, jumlah kasus kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Manggarai sebanyak 43 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 22 orang.

Selain adanya korban yang meninggal, sejumlah peristiwa kecelakaan juga telah menyebabkan luka ringan hingga luka berat.

Baca : Ini Faktor Penyebab Tingginya Kecelakaan Lalulintas di Manggarai dan Manggarai Timur

Berdasarkan data kepolisian, jumlah korban luka ringan akibat kecelakaan di Manggarai dan Manggarai Timur pada Januari hingga 6 Desember 2017 sebanyak 36 orang. Sedangkan luka berat sebanyak 30 orang.

Pada periode yang sama tahun lalu, jumlah korban yang luka ringan sebanyak 63 orang. Sedangkan luka berat sebanyak 30 orang.

Baca: Mengerikan, Ini 6 Kecelakaan Tragis di Manggarai dan Matim Selama Juli-September

Kecelakaan lalulintas juga menyebabkan kerugian materil. Dari 56 kasus kecelakaan pada periode Januari hingga 6 Desember 2017, total kerugian materil yang dihitung pihak kepolisian sebanyak  Rp 301.750.000.

Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu kerugian materil mencapai  Rp. 339.000.000. (Adi Nembok/Florespost.co)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *