Beranda Florata News Taman Daun Pertanyakan Foto pada Peluncuran Festival ‘Saya Baca Satu Lembata’ di...

Taman Daun Pertanyakan Foto pada Peluncuran Festival ‘Saya Baca Satu Lembata’ di Jakarta

114
0
Salah satu foto aktivitas Taman Daun yang digunakan dalam Launching Festival Saya Baca Satu Lembata untuk Indonesia. (Pemilik Foto: Arsip Taman Daun)

FLORESPOST.co, Lembata – Festival ‘Saya Baca Satu Lembata untuk Indonesia’ diluncurkan di Perpustakaan Nasional Jakarta, (12/12/2017).

Namun, acara yang baik menyisahkan persoalan. Komunitas Taman Daun mempertanyakan penggunaan foto aktivitas Taman Daun yang dijadikan latar dalam launching festival tersebut.

Sebelumnya staf dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lembata memang meminta izin ke taman Daun agar dokumen berupa foto aktivitas Taman Daun dijadikan latar dalam launching acara tersebut.

“Kami sudah didekati untuk meminta foto itu. Tapi semua relawan Taman Daun menolak. Awalnya, Pak Kadis mau bertemu relawan, tapi tidak jadi. Sehingga kami juga tidak mengizinkan foto itu digunakan,” tandas relawan Taman Daun, Jhon S. Batafor, di Taman Daun Lewoleba kepada wartawan, Selasa (12/12/2017).

Dia mendesak agar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lembata segera mengklarifikasi darimana dua foto aktivitas Taman Daun itu diperoleh.

Jhon mengatakan sangat mendukung gerakan literasi yang lagi dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Lembata.

Foto aktivitas Taman Daun yang juga digunakan (Pemilik Foto: Arsip Taman Daun)

Namun dia sangat menyayangkan penggunaan dokumen foto aktivitas Taman Daun tanpa izin pihak Taman Daun. “Bicara literasi berarti kita bicara kejujuran,” tegasnya.

Jhon juga mengaku kecewa dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah karena menyertakan dokumentasi foto aktivitas Taman Daun dalam launching festival tersebut.

“Kami meminta Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lembata agar memberikan klarifikasi melalui media cetak dan media online terkait penggunaan dokumen berupa foto aktivitas Taman Baca Taman Daun,” ujarnya.

Jhon juga meminta agar Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Lembata meminta maaf kepada publik atas tindakan tindakan yang dinilainya tidak terpuji itu.

Pihak Taman Daun juga akan menempuh jalur hukum untuk mempertanyakan penggunaan dokumen foto aktivitas Taman Daun tanpa izin tersebut. (Emanuel Bataona/Florespost.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here