Opini: Tantangan Bagi Para Paslon Gubernur NTT (Bagian I)

oleh
Ignasius Iryanto Djou (Foto : Istimewa)

Oleh: Dr. Ing. Ignas Iriyanto Djou, SF. M. ENG. Sc. CSRS*

 

Pada 8-9 Januari 2018, Bapak Presiden Joko Widodo sekali lagi untuk kesekian kalinya mengunjungi NTT. Kali ini sampai ke pulau Rote. Banyak yang diberitakan, saya hanya mau mengangkat dua hal.

Pertama, kalimat tegasnya ketika mengatakan TIDAK ADA DAERAH YANG DIANAKTIRIKAN. Kedua, ketika dia sekali lagi menyebut AIR sebagai kebutuhan utama NTT.

Jika ada yang pernah membaca rangkaian opini saya ketika masih ikuti proses balon bersama Daniel Tagudedo, pasti masih ingat bahwa saya menyebut tiga aspek yang harus jadi top priority yaitu FEW : Food,  Energy  and Water, bagi NTT. Ketiganya sebenarnya saling berkaitan secara strategis.

Ketersediaan air yang cukup akan merupakan input penting buat produksi food. Sementara ketersediaan energi yang cukup juga bisa merupakan input yang dibutuhkan untuk pengadaan air di wilayah kering seperti NTT (sumur bor / artesis, desalinasi air laut yang menghasilkan air sekaigus industri garam).

Kita lihat, setelah dana APBN digelontorkan untuk membangun Waduk tersebut, bagaimana follow up dari pemerintah daerah dari segi pemanfaatannya, baik untuk pengairan, sumber air bersih bahkan juga energi lewat microhydro maupun picohydro. Jika tetap tidak mampu memanage, itu namanya kebangatan.

Kalimat beliau yang pertama TIDAK ADA DAERAH YANG DIANAKTIRIKAN adalah kalimat yang menggambarkan sikap politisnya yang didasarkan pada pertimbangan strategis dan bahkan ideologis. Juga merupakan alasan mengapa Presiden kita ini sangat memperhatikan daerah daerah pinggiran.

Saya makin yakin akan 5 pertimbangan yang pernah saya usulkan dalam opini saya baru-baru ini (baca bagian ketiga dan keempat rangkaia opini tentang pilkada).

Baca: Opini: Pilkada NTT 2018 Sebagai Momen Terbaik untuk Perubahan NTT (Bagian III)

Saya akan menurunkan lagi tulisan kelima, kali ini untuk para pasangan calon. Berturut-turut, saya akan mengemukakan TIGA TANTANGAN bagi para pasangan calon atas achievement yang mereka bisa capai dan mereka bisa jadikan sebagai agenda politik jika memimpin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *