Beranda Feature Perkosa Anak Sendiri Hingga Bakar Ibu Kadung: Rumah dan Keluarga Tak Lagi...

Perkosa Anak Sendiri Hingga Bakar Ibu Kadung: Rumah dan Keluarga Tak Lagi Nyaman?

174
0
Foto: Ilustrasi

FLORESPOST.co – Pekan lalu, masyarakat terutama di Manggarai raya (Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat) disugukan dengan dua berita miris. Pertama, terungkapnya kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di desa Satar Punda, kecamatan Lamba Leda, kabupaten Manggarai Timur. Kedua, pembacokan ayah oleh anak kandung di kampung Selek , desa Kaju Wangi, kecamatan Elar , kabupaten Manggarai Timur.

Kasus yang pertama, terungkapnya dugaan pelecehan seksual terhadap gadis 12 tahun oleh ayah kandungnya sendiri. Kasus yang terjadi pada 4 Juli 2017 baru terungkap pada pekan lalu. Setelah DS (63) terduga pelaku secara tidak sengaja menceritakan kejadian tersebut kepada kakak sepupunya LK. LK kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada KE, istri DS. KE-lah yang membawa kasus dugaan pelecehan terhadap gadis kelas V ini ke Polsek Lamba Leda. (Florespost.co Edisi 21/1/2018).

Kasus kedua, pembacokan seorang ayah oleh anak kandung. Sang ayah yang mengalami luka akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSDU Ben Mboi Ruteng. Konflik antara ayah dan anak ini dipicu masalah sederhana.

Seperti dilansir Florespost.co, edisi 20 Januari 2018, kasus pembacokan ini berawal dari persoalan sepele di mana EE yang adalah pelaku merasa kesal karena dibangunkan Dominggus Embang, ayah kandungnya sendiri.

EE diberitakan merasa kesal setelah dibangunkan dari tidur hingga terjatuh oleh ayahnya. Hanya karena persoalan tersebut, pelaku jadi gelap mata dan memukul ayah kandungnya sendiri bahkan sampai tega membacok sang ayah sebanyak lima kali di bagian kepala.

Kisah ini berujung tragis setelah berakhirnya hidup sang ayah yang diberitakan menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 16.00 di RSUD Ben Mboi karena kehabisan darah.

Kedua kasus ini adalah sedikit dari beberapa potret buram kehidupan keluarga yang menjadi fondasi masyarakat Manggarai Timur.

Masih segar dalam ingatan public,  beberapa rentetan peristiwa serupa yang terjadi di wilayah Manggarai Timur. Kurang lebih setahun yang lalu masyarakat digegerkan oleh berita dari kecamatan Poco Ranaka terkait pemerkosaan anak oleh ayah kandungnya sendiri.

Seperti yang dilansir Florespost.co, VA, secara tahu dan mau tega memperkosa darah dagingnya sebanyak 5 kali di 5 tempat berbeda di mana salah satunya terjadi pada Rabu ( 18/1/17 ) malam di sebuah pondok di pinggir jalan raya antara kampung Congkar dan Ngkiong , Desa Ngkiong Dora , Kecamatan Poco Ranaka , Kabupaten Manggarai Timur (Florespost.co edisi 21/1/2017).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here