Beranda Diaspora Perempuan Asal Manggarai Timur Dianiaya Orang Tak Dikenal di Bali

Perempuan Asal Manggarai Timur Dianiaya Orang Tak Dikenal di Bali

79
0
Foto: Ilustrasi/Ist

FLORESPOST.co, Denpasar – Seorang perempuan,  asal Manggarai Timur yang bekerja di Bali menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal, Jumat (2/2/2018).

Perempuan atas nama Kristina Sulasti Minda itu pun mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Ia juga sulit bernapas setelah dianiaya pelaku.

Menurut keterangan Yulius selaku keluarga korban,  peristiwa tersebut terjadi ketika Kristina melintas di jalan Raya Dalung Jumat  kemarin.

“Awalnya korban Kristina Sulasti Minda pergi ke kost temannya di Tegal Jaya Dalung Kuta Utara, setelah korban pulang dari temannya dalam perjalanan pulang yang belum jauh dari kost tersebut pelaku melakukan penyerangan,”kata Yulius kepada Florespost.co di Denpasar Sabtu (3/2/2018) pagi.

Menurut Yulius, pria misterius itu tiba-tiba mendekati sepeda motor korban. Tanpa basa-basi korban yang tengah mengendarai sepeda motornya tiba-tiba oleng akibat motor yang ditumpangi korban ditendang pelaku.

“Kemudian korban   langsung minggir dan berhenti seketika. Namun, pelaku tetap  melanjutkan penyerangan secara membabibuta terhadap korban,”katanya.

Mendapatkan penyerangan dari pelaku, korban pun berteriak minta tolong sambil memohon ampun  kepada pelaku. Namun, kata Yulius, pelaku tetap melanjutkan aksinya.

“Korban sempat bertanya ke pelaku prihal alasan pelaku melakukan pemulukan, namun pelaku tidak menjawab pertanyaan korban. Pelaku juga sempat minta paksa KTP korban,”kisah Yulius.

Tidak hanya berhenti di situ, menurut Yulius, pelaku juga sempat bertanya kepada korban terkait identitas pelaku, sambil menyodorkan kartu pengenal yang tergantung di dada pelaku.

“Namun korban yang ketakutan hanya membaca sekilas ada tulisan Satpol PP di kaos pelaku. Dia (pelaku) meminta korban sujut di kakinya,”terang Yulius.

Korban pun sudah menjalani visum di Rumah Sakit Kapal. Saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak Polsek Kuta Utara.

Reporter : Antonius Rahu | Editor : JFR

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here