Simulasi Pengamanan Pilkada: Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Polisi di Manggarai

oleh
Simulasi pengamanan Pilkada di lapangan Motang Rua, Ruteng (Foto: Adi Nembok/Florespost)

FLORESPOST.co, Ruteng – Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat kepolisian terjadi di lapangan Motan Rua, di jantung kota Ruteng, ibukota Kabupaten Manggarai, NTT, Sabtu (10/2/2018).

Ada dua pengunjuk rasa diduga sebagai provokator kerusuhan. Keduanya berhasil diamankan oleh satuan buru sergap (Buser) dari Reskrim Polres Manggarai.

Aparat kepolisian sulit mengendalikan kerusuhan. Untuk mengamankan situasi, aparat kepolisian terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan. Hal ini dilakukan aparat kepolisian demi membubarkan massa yang semakin sulit dikendalikan.

Kerusuhan antara pengunjuk rasa dan aparat kepolisian berawal saat salah satu pasangan calon kepala daerah menyampaikan orasi politik. Suasana yang bermula tenang berubah menjadi kacau karena ada seorang yang melemparkan botol minuman ke arah pasangan calon yang sedang berorasi.

Ada yang menduga kalau orang tersebut sengaja disusupkan ke dalam barisan pengunjuk rasa dengan target untuk merusak suasana kampanye.

Situasi ini adalah bagian dari simulasi yang dilakukan aparat kepolisian dalam rangka mengamankan pesta demokarsi Pemiliham Gubernur dan Wakil Gubernur NTT serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai Timur pada Juni 2018 nanti.

Sandi dari simulasi ini adalah Operasi Mantap Praja Turangga 2018 dan Operasi Mantap Praja Rana Mese 2018. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Manggarai mempersiapakan pengamanan pilkada serentak 2018.

Dalam simulasi ini terdapat beberapa adegan yang diperagakan, mulai dari pengamanan saat kampanye, saat pencoblosan surat suara dan pengamanan kotak suara  serta saat penghitungan suara di KPU.

Pada simulasi kali ini, Polres Manggarai turun dengan kekuatan penuh yaitu dengan melibatkan seluruh personil mulai dari aparat Pospol, Polsek, Polres dan di back up satuan Brimob.

Reporter : Adi Nembok | Editor: JFR

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *