PDI-P Cabut Dukungan untuk Marianus Sae di Pilgub NTT

oleh
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto (Foto: Istimewa/Florespost)

FLORESPOST.co, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P mencabut dukungan kepada Marianus Sae untuk maju dalam pilkada NTT 2018.

Selain diusung PDI-P, Marianus yang berpasangan dengan Ketua DPC PDI-P kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Emi Nomleni, juga diusung PKB.

Sekjend DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan Marianus tercatat baru masuk sebagai anggota PDI-P dan terindikasi juga sebagai anggota partai lain.

“Partai bersikap tegas dan tidak akan melanjutkan dukungan kepada yang bersangkutan,”ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Senin (12/22018).

Hasto Kristiyanto mengaku menyesalkan kejadian Marianus terjaring OTT KPK. Ia berjanji untuk secepatnya memproses pelanggaran disiplin berat tersebut.

“Saya baru pulang dari konsolidasi di NTT selama 3 hari, dan selama saya di NTT, Marianus Sae kelilling ke kampung kampung dengan trail, dan tidak pernah sekalipun hadir dalam acara konsolidasi tersebut”ujarnya.

Hasto pun menegaskan bahwa partainya berulang kali mengingatkan secara tegas bahwa siapapun yg melakukan tindak pidana korupsi akan dipecat, namun masih saja pelanggaran terjadi.

Baca: Kronologi Penangkapan Calon Gubernur NTT, Marianus Sae oleh KPK

“Banyak  yang mengambil jalan pintas korupsi untuk membiaya pilkada langsung. PDI Perjuangan selalu mengedepankan strategi gotong royong seluruh mesin politik partai dengan harapan  biaya politik bisa di tekan, dan meringankan beban calon. Namun hal tersebut tetap saja terjadi”ujarnya.

Hasto mengatakan dengan pencabutan dukungan terhadap Marianus Sae, maka Emiliana Nomleni menjadi representasi PDI Perjuangan dalam pilkada NTT, mengingat berdasarkan ketentuan undang undang, penggantian pencalonan Marianus Sae sudah tidak bisa dilakukan.

Reporter : PTT | Editor : PTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *