Sedih! Kisah Ibu Lusiana: Uang Habis, Anak Belum Sembuh, Tiba-Tiba Suaminya Jatuh Sakit

oleh
Ibu Lusiana Mei sedang menjaga anaknya Thomas Aquino Goang di RS Sanglah Denpasar. (Foto: Antonius Rahu/Florespost.co)

FLORESPOST.co, Denpasar Kondisi ruangan Angsoka sore itu cukup ramai, beberapa petugas tampak sibuk melayani pasien yang datang silih berganti.

Suasana gerah langsung terasa ketika Florespost.co memasuki kamar nomor 1 ruang Angsoka 3 yang terletak di lantai tiga Rumah Sakit Sanglah Denpasar.

Sesekali terdengar tangisan bayi dari dalam ruangan. Maklum, di kamar No 1 ini terdapat sekitar puluhan bayi yang tengah menjalani rawat inap karena berbagai penyakit.

Satu dari sekian bayi yang dirawat di kamar ini bernama Thomas Aquino Goang, kedua orang tuanya berasal dari Kampung Sok, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Bayi mungil berusia 1,5 tahun itu tampak tertidur pulas sementara ibunda bayi Lusiana Mei tampak menjaganya di samping ranjang.

Ibu satu anak ini tampak murung, tidak ada keceriaan yang ada di raut wajahnya. Ia juga kelihatan sedih dan lelah.

“Terima kasih, sudah rela membesuk kami di sini,” sapaan hangat Lusiana ketika Florespost.co memasuki ruang kecil tempat Thomas dirawat.

Setelah beberapa saat berbincang-bincang dengan Lusiana, akhirnya ibu ini mengutarakan kegusarannya. Ia merasa sedih karena Gregorius Goang sang suami tiba-tiba jatuh sakit dan tengah dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Kemarin dia (Gregorius) tiba-tiba mengalami sakit perut yang luar biasa, ia tidak kuasa menahan sakitnya dan akhirnya para petugas membawanya ke IGD,” kisah ibu satu anak ini.

Lusiana mengaku kewalahan dengan kondisi yang tengah dialaminya. Maklum mereka adalah pasien rujukan rumah sakit dr Ben Mboi Ruteng dan sudah hampir 4 bulan lamanya menjalani rawat inap di Rumah Sakit Sanglah.

“Saya bingung, uang sudah habis, masih pikir anak kami ini yang belum sembuh tiba-tiba bapaknya jatuh sakit,” katanya sambil mengusap air mata di pipinya.

Lusiana juga mengaku pasrah atas kejadian yang menimpa keluarga kecilnya itu. Ia hanya memohon kesembuhan untuk putera pertama mereka, Thomas Aquino Goang yang sudah sejak lahir tidak memiliki lubang anus.

“Yang penting anak saya sehat, saya rela tidak makan di sini,” ucapnya.

Untuk kebutuhan makan minum setiap hari, Lusiana mengaku hanya mengandalkan belas kasihan dari sesama pasien yang ada di ruangan itu.

“Memang ada juga orang Manggarai yang membawakan kami makanan akhir-akhir ini,” katanya.

Menurutnya sang suami Gregorius terpaksa harus menjalani perawatan intensif di ruang IGD karena mengalami sakit perut yang akut.

Ia berharap Pemerintah Manggarai Timur mau membantu mereka sehingga bayi Thomas Aquino Goang bisa secepatnya dioperasi dan mereka bisa kembali ke Manggarai Timur.

Reporter : Antonius Rahu | Editor : PTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *