Beranda Diaspora Musisi di Bali Bantu Bayi Asal NTT yang Lahir Tanpa Lubang Anus

Musisi di Bali Bantu Bayi Asal NTT yang Lahir Tanpa Lubang Anus

77
0
Sejumlah musisi di Bali memberikan bantuan kepada Thomas Aquino Goang, bayi asal NTT yang lahir tanpa anus (Foto: Antonius Rahu/Florespost)

FLORESPOST.co, Denpasar – Air mata Gregorius Goang dan  Luisana Mei tak terbendung ketika menyambut kedatangan sekelompok musisi Bali yang bertandang ke kontrakan mereka yang terletak di Jl Tukad Banyusari Gg Pelita No 2 tepat di belakang pasar Sanglah Denpasar, Kamis siang kemarin.

Sudah beberapa bulan ini, pasangan suami istri asal Manggarai, NTT ini terpaksa ngontrak di tempat itu karena putranya mereka yang masih berusia 1,5 tahun dirawat di Sanglah, Denpasar.

Thomas Aquino Goang, nama bayi itu, lahir tanpa anus. Selain itu, ia juga diagnoasa mengalami pembocoran pada jantung.

Perawatan Thomas memang dibiayi BPJS Kesehatan. Namun, pasangan suami istri asal kampung Sok,  desa Compang Ndejing,  kecamatan Borong, kabupaten Manggarai Timur ini tetap membutuhkan uang banyak untuk biaya hidup mereka selama berada di kota Denpasar.

Beberapa jurnalis dan kelompok mahasiswa asal Manggarai  di Bali sudah melakukan aksi penggalangan dana dan selalu mengabarkan kondisi riil yang dialami keluarga Gregorius Goang dan bayi mereka Thomas Aquino Goang.

Alhasil sumbangan dari berbagai pihak pun akhirnya mengalir, termasuk salah satu kelompok musisi lokal  di Bali yang tergabung dalam Musisi Bali Peduli yang terdiri dari musisi-musisi ternama di Bali seperti D’Go Vaspa, Jun Bintang, Lebri, Hans Alit, dan Kakul.

Kelompok musisi ini mendonasikan hasil dana yang mereka kumpulkan selama ini untuk Thomas Aquino Goang.

Dana senilai Rp 10 juta itu langsung diterima oleh kedua orangtua bayi serta disaksikan oleh beberapa musisi yang ikut serta dalam kunjungan itu.

Ibu Lusiana Mei sedang menjaga anaknya Thomas Aquino Goang di RS Sanglah Denpasar. (Foto: Antonius Rahu/Florespost.co)

Pada kesempatan tersebut, Jun Bintang mengakui jika pihaknya sudah mendengar kabar mengenai kondisi keluarga kecil itu sejak dua hari sebelumnya. Atas inisiatif dari beberapa rekannya, Jun dan sesama Musisi Bali Peduli akhirnya tergerak untuk mengunjungi Thomas Aquino Goang.

“Karena kita mendengar kabar bahwa keluarga ini berasal dari luar Bali, dan sangat membutuhkan biaya tambahan. Kita dari perkumpulan musisi Bali sangat peduli dengan hal-hal yang bersifat kemanusiaan,”kata Jun Bintang di kediaman Gregorius Goang Kamis (22/2/2018) kemarin.

Menurut pengakuan Jun, pihaknya telah beberapa kali melakukan aksi penggalangan dana terutama untuk misi kemanusiaan. Salah satu aksi yang pernah mereka lakukan adalah ketika Gunung Agung meletus beberapa waktu lalu.

“Sejak saat itu, kami akhirnya melakukan aksi ngamen massal. Hasilnya sampai ratusan juta, nah dana sisanya itu kita pakai untuk aksi kemanusiaan termasuk untuk Thomas ini,”kisah Jun.

Baca: Kisah Bayi Asal Manggarai Timur Dirawat di RS Sanglah Bali Karena Tak Ada Anus Sejak Lahir

Hal yang sama juga diutarakan oleh salah satu musisi lain D’Go Vaspa. Menurut D’Go, selain menghibur masyarakat, pihaknya telah solid dan selalu berkomitmen untuk terus melakukan aksi sosial terutama berkaitan dengan isu kemaunisaan.

Saat ini, kata D’Go, setiaknya sudah 60 lebih musisi lokal di Bali yang telah bergabung dalam kelompok ini.

“Soal membantu, kita tidak boleh memilah-milah pokoknya semampu kita dan siapapun mereka karena kita semua sama,”ucapnya.

D’Go juga menampik adanya anggapan ingin mencari popularitas dibalik aksi sosial yang telah mereka lakukan selama ini. Menurutnya aksi sosial yang mereka lakukan memang benar-benar tulus dan murni.

“Aksi kami ini betul-betul tulus sesuai dengan visi kami, di sini kami tidak ingin mencari popularitas atau keuntungan tetapi benar-benar ingin membantu,”katanya. (Antonius Rahu/PTT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here