Beranda Headline Puisi: Identitas Palsu

Puisi: Identitas Palsu

45
0
FOTO: Ilustrasi (Istimewa)

Oleh: Geraldo Ximenes Leite*

 

apakah kepuasan hanya didapat melalui

pengakuan publik,,

apakah media sosial merupakan jalan,

menuju kepuasan erotis,,,

apakah tanpa pengakuan

hidup bagaikan sayur tanpa garam?

apakah dengan pengakuan publik

barulah sebuah keberadaan diakui?

diterima di mata masyarakat?

di mata para budiman?

untuk  mengangkat martabat,

serentak hidup menjadi hidup?

hidup menjadi terpuaskan?

dan berusaha merubah citra diri

melalui operasi plastik?

 

sadarlah…adinda, sadarlah…

engkau sedang terbelenggu

dalam penjara,,

hasil karya modernisasi masa kini,,,

engkau bagaikan hidup dalam gua plato,

yang beranggapan itulah realitas sesungguhnya,

sekali lagi sadarlah…adinda…

itu hanyalah bayangan belaka,

otakmu telah digantikan oleh

perangkat masa kini,,,

sehingga dirimu tidak lebih buruk dari

sebuah mesin yang sedang dimodifikasi

sesuai perkembangan zaman kini. ***

Geraldo Ximenes Leite (Foto: DOK. Pribadi)

*) Mahasiswa STFK Ledalero. Sekarang tinggal di Augustinian-wairpelit Maumere.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here