Beranda Florata News Seekor Hiu Paus Terjerat Pukat Nelayan di Lemuda, Flotim

Seekor Hiu Paus Terjerat Pukat Nelayan di Lemuda, Flotim

26
0
Upaya Penyelamatan Hiu Paus oleh tim Konservasi Laut Flotim. (Foto: Istimewa)

FLORESPOST.CO, Larantuka – Seekor hiu paus (Rhincodon typus) terjaring pukat milik Sipri (30), nelayan asal Desa Lewomuda, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur (Flotim) pada, Sabtu (24/3/2018) sekitar pukul 05.00 Wita.

Hiu tersebut pun berhasil dilepas setelah, Sipri (nelayan-red) menginformasikan temuannya ke kepala desa dan Pokmaswas setempat. Informasi tersebut pun diteruskan ke Dinas Perikanan Flores Timur (Flotim).

Dinas Perikanan Flotim yang turun bersama Satwas PSDKP Larantuka, WCS dan Misool Baseftin sesampainya dilokasi, langsung melakukan identifikasi, dokumentasi dan pengambilan sampel.

Setelah berhasil lepas dari pukat, dilakukan identifikasi. Ternyata Hiu Paus (Rhicodon typus) berjenis kelamin betina dengian panjang total 340 cm, dan lebar kepala 80 cm, dengan kondisi sirip luka ringan yang diakibatkan terjerat pukat.

Apolinardus Y.P Demoor, Kepala bidang Pengawas Sumber Daya Perikanan dan Perijinan Usaha Dinas Perikanan Flores Timur, mengatakan kronologi kejadian berawal saat Sipri (30) sedang mencari ikan dengan menggunakan alat tangkap pukat malam miliknya dengan panjang 9 (psc), tebar pukat jaraknya kurang lebih 2 km dari bibir pantai, sekitar pukul 05.00-06.00 Wita.

“Pada saat menarik pukat miliknya bersama 4 anak buah kapal (ABK), tiba-tiba pukat terasa berat. Awalnya mereka berpikir bahwa pukat terbawa arus. Mereka pun memaksa untuk terus menarik pukat tersebut. Setelah dicek ternyata seekor hiu paus terjebak pada pukat mereka,” kata Dus Demor, kepada Florespost.co, melalui pesan singkat WhatsApp.

Dikatakannya, pihaknya bersama para nelayan melepaskan hiu paus tersebut kembali ke habitatnya, usai pelepasan tambahnya, para nelayan mendapatkan sosialisasi dan informasi terkait perlindungan hiu paus.

“Meskipun pukat robek kurang lebih 1 (psc) karena hiu tersebut sudah dilindungi. Tim juga memberikan informasi lebih lanjut bahwa hiu paus dilindungi oleh UU No. 31 Tahun 2004, tentang Perikanan dan Kepmen Kelautan dan Perikanan No. 18 Tahun 2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus),” katanya. (Stanis/FR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here