Beranda Florata News Sudah 3 Bulan, Material Longsor di Jalan Provinsi Mukun-Paan Leleng Belum Dibersihkan

Sudah 3 Bulan, Material Longsor di Jalan Provinsi Mukun-Paan Leleng Belum Dibersihkan

53
1
Material longsor pada ruas jalan Provinsi NTT jalur Mukun-Paan Leleng, sebelum memasuki kampung Pedak, Desa Mokel. Foto: Rosis Adir

FLORESPOST.co, Borong – Material longsor di ruas jalan Provinsi NTT jalur Mukun-Paan Leleng, Kecamatan Kota Komba, Manggarai Timur, hingga kini belum dibersihkan.

Padahal bencana longsor pada ruas jalan itu terjadi sejak 6 Januari 2018 lalu.

Pantauan Florespost.co, Selasa (3/4/2018), di antara kampung Pedak dan Deru serta sebelum memasuki kampung Pedak desa Mokel dari arah Paan Leleng, material longsor tampak menumpuk hampir melewati batas tengah jalan. Akibatnya jalan menjadi sempit. Panjang area longsor itu mencapai puluhan meter.

Selain itu, drainase di pinggir jalan itu juga banyak yang rusak. Padahal jalan Provinsi NTT itu baru selesai dikerjakan awal Januari 2018 kemarin.

Sebelumnya, pada 16 Januari 2018 lalu, relawan paket MERPATI, salah satu paket calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur telah membersihkan 2 titik longsor yaitu di pertigaan Jong dan Wae Lekot, desa Benteng Raja pada ruas jalan yang sama. Dua titik itu dibersikan oleh para relawan Paket MERPATI lantaran material longsor menutupi seluruh badan jalan sehingga menyebabkan arus transportasi pada jalur itu menjadi lumpuh. Padahal, jalur Mukun-Paan Leleng-Kembur merupakan jalur yang paling singkat bagi warga Kota Komba  utara dan Elar Selatan jika hendak ke Borong, ibu kota Manggarai Timur.

Salah seorang warga Kota Komba Utara, Ignas Rambang,  berharap agar pemerintah secepatnya membersihkan material longsor pada ruas jalan itu.

“Sebagai masyarakat pengguna jalan, saya berharap agar pemerintah bisa secepatnya membersihkan longsor itu. Warga tidak bisa bersihkan material longsor tersebut. soalnya terlalu besar. Ini mestinya harus pake alat berat (Exavator atau Loader). Dan yang miliki itu, pemerintah,” ujarnya kepada Florespost.co di Mukun, Selasa (3/4) siang.

Menurutnya, kondisi jalan yang sempit karena sebagiannya tertutup material longsor itu, bisa menyebabkan kecelakaan bagi orang yang baru melintasi jalur tersebut.

“Bisa menyebabkan kecelakan kalau orang baru. Karena pada daerah longsor itu jalannya sempit. Dan kalau hujan, jalan di area longsor itu juga menjadi licin karena lumpur yang disebabkan oleh material tanah longsor tersebut,” tutupnya. (Rosis Adir/PTT)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here