Penembakan Misterius di Ruteng, Keluarga Menaruh Curiga pada Aparat

oleh
Ferdinandus Taruk, korban penembakan di Ruteng Selasa 27 Maret 2018 (Foto: Ist)

FLORESPOST.co, Ruteng – Teki-teki pelaku penembakan Ferdinandus Taruk (23) hingga kini belum terungkap.

Polisi memang sudah melakukan autopsi terhadap jenasah Ferdinandus dan mengangkat peluru yang bersarang di kepalanya.

Namun, polisi belum menangkap pelaku penembakan tengah malam itu.

Ferdinandus tertembak pada Selasa malam, 27 Maret lalu. Saat ia sedang nongkrong bersama sejumlah rekannya di Sondeng, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, NTT. Saat itu, juga ada seorang polisi di tempat kejadian.

Ferdinandus meninggal dunia pada 7 April di RSUD Ben Mboi Ruteng dengan peluru masih bersarang di kepalanya.

Meski sudah seminggu lebih dan nayawa Ferdinandus sudah tak tertolong, tetapi aparat kepolisian di Manggarai belum berhasil mengidentifikasi pelaku.

Baca: Nongkrong Tengah Malam, Pria di Ruteng Ditembak Orang Tak Dikenal

“Dalam situasi ini, menduga mereka (aparat) dan yang ada di TKP, saya rasa hal wajar sampai pelaku menyerahkan diri. Tidak mungkin kami sebagai keluarga menduga orang lain yang tidak ada di TKP dan tidak memiliki senapan,”ujar Yos Syukur kerabat korban, Selasa (10/4/2018) malam.

Meski hingga kini pelaku belum tersingkap, Yos mengaku tetap menaruh apresiasi kepada aparat kepolisian yang telah mendatangkan tim Labfor dari Polda untuk melakukan autopsi. Tetapi Yos meminta agar aparat kepolisian di Manggarai segera mengungkap pelaku penembakan. (PTT/PTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *