Berbagai Elemen Desak Polres Manggarai Ungkap Penembak Ferdy Taruk

oleh
apolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK

FLORESPOST.co, Ruteng – Pelaku penembakan terhadap almarhum Ferdy Taruk hingga kini belum terungkap. Warga Sondeng, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai itu ditembak pada Selasa malam (27/3/2018) lalu.

Ferdy kemudian meninggal dunia pada pada 7 April lalu dalam kondisi peluru masih bersarang di kepalanya.

Tim Polda NTT berkoordinasi dengan Tim Labfor Polda Bali telah melakukan autopsi terhadap korban, sebagai salah satu tahap untuk mengeluarkan peluru yang masih bersarang di kepala korban demi tujuan penyidikan serta mengungkapkan siapa pelaku penembakan sebenarnya.

Forum Advokat Manggarai Raya (FAMARA) Jakarta mendesak Kepolisian Resort Manggarai untuk segera mengusut tuntas kematian almarhum Ferdinandus Taruk.

Famara juga mendesak Kepolisian Resort Manggarai untuk segera mengungkap dan memproses hukum pelaku penembakan.

“FAMARA secara serius memantau perkembangan oenyidikan demi  terungkapnya pelaku penembakan dan atau penegakan hukum itu sendiri, mencegah tindakan kriminal, perilaku bar-baran (main hakim sendiri) dan penggunaan senjata api secara bertanggungjawab,”ujar Vitalis Jenarus, S.H, Sekretaris Eksekutif FAMARA.

Desakan yang sama juga disampaikan JPIC OFM. Lembaga yang berada di bawah orde Fransiskan ini meminta Polres Manggarai mengusut tuntas kasus ini.

Dalam keterangan yang diterima Florespsot.co, JPIC OFM mengatakan kematian almarhum telah menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat Manggarai. “Almarhum adalah warga masyarakat biasa yang menjadi tulang punggung keluarga, tetapi harus mati di moncong senjata karena ulah oknum yang pada saat ini belum terungkap identitasnya. Si pelaku penembakan, entah sengaja atau tidak, telah menghendaki kematian almarhum,”ujar Valens Dulmin Advokat di JPIC OFM Indonesia.

Baca: Penembakan Misterius di Ruteng, Keluarga Menaruh Curiga pada Aparat

Valens mengatakan kehendak baik, itikad baik dan kejujuran dipertaruhkan oleh pihak Kepolisian Manggarai untuk mengungkapkan siapa pelaku penembakan yang telah menewaskan almarhum. Hasil autopsi yang sudah dilakukan seharusnya menjadi awal dan dasar dalam proses pengungkapan siapa pelaku penembakan sebenarnya. (PTT/PTT)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *