Beranda Headline Puisi: Arti dari Sebuah Penantian

Puisi: Arti dari Sebuah Penantian

2876
0
Foto: Ilustrasi – Menunggu (Free-Photos)

Kumpulan Puisi Nandichk Lalong*

 

Arti dari Sebuah Penantian

Sudah sekian lama penantian ini
kerinduan ini seakan tak berarti…
kauberi hanya sebatas sebuah misteri
dan kau kini hanya sebatas mimpi…
indah hanya dalam sekejap
ibarat kata memegang air dalam gumpalan tangan ini
terasa terkumpal namun hanya sesaat…
bayang hanya bayangan…
lukisan wajahmu lepas kan angan…
cintamu pupus kan harapan
kini tinggallah sebuah lembaran kehidupan.
andai dia tahu
sudah sekian lama, sampai gerbang itu berubah warna
sudah sekian lama, setiap malam menunggu harapan di depan gerbang
sudah sekian lama, kurelakan menanti.
sudah sekian lama, masih tetap kutahan,
masih tetap kudiam, namun juga tak datang
sudah sekian lama.
sudah kukatakan, sudah kusampaikan
pada angin, awan, hujan.
aku masih setia menunggu jawaban darimu. Kapankah drama ini kan berakhir? ***

Di Penghujung Senja yang Mendung

Di senja ini…
Aku masih memanggang rindu,
Rindu di antara kering ranting dan daun pepohonan
Angin sore itu..
Sempat terbersit sepenggal harap
Pada burung yang membawa rinduku terbang
Dan memajangnya di ujung senja
Agar kau mengerti…
Rinduku padamu begitu dalam….
Namun …
Ada terselip rasa melelahkan
Saat waktu terus saja menghabiskan sepiku
Hingga rindu ini menghujat pada janji
Kapan semua ini akan berakhir?
Sekarangpun aku telah sampai
Di ujung batas penantianku
Ingin kudekap bayangmu terakhir kali
Sekalian ucapkan masih adakah harapan untukku?
Sebelum kubiarkan kesetiaan ini
kubawa pergi. ***

Menanti Sebuah Jawaban

Kesetiaan dan penantianku,,
takkan pernah surut sedikitpun..
aku selalu menunggu kesempatan itu,,
Entah kapan datangnya
di mana aku bisa ada di sisimu, s’lalu..
dan aku menunggu di sudut ruang yang sunyi dan gelap
di mana hanya ada aku di situ.
dan sudut ruang itu adalah hati aku
yang sunyi dan gelap karna tak ada sinar dari rasa cintamu
aku menunggu jawab itu,
dan aku menunggu sinar itu..
agar aku tahu bahwa hidup ini lebih indah dengan cahaya,,
karna sinar cinta yang kauberi di hidupku… ***

Aku Butuh Sosokmu

Dalam gelapnya malam,
aku ingin mencoba berpikir dan coba merenung..
di sudut Kota ini,,
kucoba merangkai kata yang pernah aku ucap dari hati ini…
ini semua untukmu..
Untukmu yang imut dan tak sombong
ini semua hanya untukmu..
karenamulah hariku menjadi seperti ini..
bukan buruk, namun bahagia..
dan untukmulah rasa ini tercipta..
dan hanya padamu rasa ini kuberi…
semoga kautahu maksud hati ini..
yang selalu menanti jawabmu,,
tuk ada di dekatku. ***

Nandichk Lalong (Foto: Dok. Pribadi)

*)Penulis adalah  Demisioner IP2MKES-Makassar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here