Data Pemilih Yang Dikeluarkan dari DPT Provinsi NTT Akan Ditelusuri Kembali

oleh
KPU NTT (Foto: Dok. Flores Post)

FLORESPOST.co, Kupang – Berdasarkan Data AC KWK yaitu data pemilih waktu penetapan DPS yang belum memiliki KTP Elektronik di NTT sebanyak 494.656.

Dari hasil penelusuran Disdukcapil atas 494.656 orang yang belum memiliki KTP Elektronik, sebanyak 443.733 penduduk ditemukan dalam data base.

Baca: KPU Provinsi NTT Tetapkan DPT Pilgub NTT 2018

Sedangkan 50.923 penduduk tidak ditemukan sehingga harus dikeluarkan dari DPT.

Thomas Dohu, Anggota KPU NTT. (Foto: Dok. Pribadi)

Meskipun demikian, terhadap data yang dikeluarkan dari DPT berdasarkan hasil penelusuran bersama Disdukcapil tersebut akan dilakukan penelusuran kembali.

Hal itu ditegaskan Anggota KPU NTT Thomas Dohu, kepada Florespost.co, Senin, (30/4).

Thomas berharap akan kerja sama semua pihak untuk melakukan penelusuran terhadap data data pemilih yang dikeluarkan tersebut.

“Kami harap penelusuran dimaksud tidak hanya penyelenggara namun melibatkan semua pihak seperti tim paslon,  parpol pengusul paslon,  pemerintah semua tingkatan dari provinsi, kabupaten, kecamatan,  desa/kel,” ungkap Thomas.

Baca juga: Ini Rekapitulasi DPT Provinsi dalam Pilgub NTT 2018

Dijelaskannya, KPU siap menyiapkan data by name dan by addres data dimaksud. Kita berharap hasil penelusuran akan memastikan status kependudukan pemilih dimaksud, selanjutnya mengurus KTP. Karena kalau susah mendapat KTP akan dilayani hak pilihnya sesuai alamat TPS.

Penelusuran ini, tegasnya, juga harus lebih awal sehingga dapat diantisipasi adanya kelebihan pemilih yang menggunakan KTP di suatu tps.

Baca juga: DPT Provinsi Pilgub NTT 2018 Berkurang Dibandingkan Pemilihan Sebelumnya

Thomas menjelaskan, perlu diketahui bahwa pemilih hasil penelusuran dimaksud kalau telah memperoleh KTP atau surat keterangan kependudukan dari Disdukcapil, tidak bisa lagi dimasukkan sebagai pemilih dalam DPT tetapi dapat memilih di TPS dengan menunjukkan KTP.

“Pelayanan pemilih yang menggunakan KTP dilakukan mulai pukul 12.00-selesai,” ungkap Thomas.

Reporter: Adrianus Dandi | Editor: FR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *