Diduga Selingkuh, Anggota DPRD Manggarai Mangkir dari Sidang Kode Etik

oleh
Foto: Ilustrasi (Istimewa)

FLORESPOST.co, Ruteng Anggota DPRD Manggarai, NTT, berinisial RIO alias IO mangkir dari sidang kode etik yang digelar Badan Kehormatan (BK) Dewan.

Rencananya hari Kamis (17/5) teradu RIO alias IO akan didengarkan keterangannya terkait tuduhan selingkuh yang dilaporkan pengadu berinisial FE, suami dari YJ. Namun sidang kode etik ini batal dilaksanakan karena teradu RIO alias IO berhalangan.

Terkait batalnya sidang tersebut, FE mengaku sangat kecewa.

“Sidang lanjutan kode etik yang direncanakan dilaksanakan pada hari ini ditunda lagi atas permintaan IO. Saya terus menerus dikecewakan dengan drama demi drama yang dilakoni oleh BK (Badan Kehormatan, red) dan IO. Tdk tau skenario apa lagi yang akan dibuat ke depannya,” kata FE kepada Florespost.co, Kamis (17/5) di Ruteng.

FE menilai, penundaan kembali sidang kode etik ini mencerminkan ketidakseriusan BK dalam menangani kasus ini. BK juga tidak efektif dan efisien dalam penanganan pengaduan terhadap pelanggaran kode etik oleh oknum anggota DPRD yaitu RIO. Buktinya sudah 5 bulan kasus ini tidak kunjung tuntas.

Pelanggaran kode etik dan moral sepertinya juga tidak menjadi prioritas bagi BK untuk ditangani dan diproses.

“Oknum anggota DPRD yang bermasalah dan dilaporkan oleh masyarakat dan dalam proses sidang kode etik masih dibiarkan bebas bertugas ke luar daerah oleh pimpinan DPRD. Hal ini menunjukkan lemahnya koordinasi dalam lembaga sebesar DPRD dan menghambat proses persidangan,” ungkap FE.

Baca juga: BK DPRD Manggarai Gelar Sidang Dugaan Selingkuh Anggota Dewan

BK juga dinilai FE tidak transparan dan tidak punya niat untuk mencari dan menegakkan kebenaran. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya keberanian dari BK untuk menghadirkan semua pihak terkait masalah ini.

“Ketua BK beralasan bahwa hal tersebut tidak diatur dalam tata beracara. Padahal Ketua BK hampir di setiap sidang selalu mengatakan bahwa beberapa hal dalam sidang kode etik yang berjalan, tidak ada dalam tata beracara sehingga mengadopsi tata beracara di pengadilan. Aneh kan?,” ujar FE dengan nada heran.

Menurut FE, dalam rangka mencari kebenaran dan menegakkan keadilan seharusnya BK dapat menggunakan semua opsi yang ada sepanjang itu tidak melanggar hukum.

Terkait sidang kode etik yang sudah dijalankan, FE menilai terkesan hanya seremonial dan formalitas. Sebab dalam setiap sidang tidak pernah dibacakan agenda sidang dan ketentuan hukum pelaksanaan sidang.

Belum lagi di setiap sidang tidak pernah sekalipun anggota BK hadir secara lengkap.

Bahkan sidang terakhir hanya dihadiri 3 anggota BK. Tidak disiplin waktu dan pengadu selalu diuji kesabarannya untuk menunggu hingga berjam-jam untuk mengikuti sidang.

“Dari hal-hal tersebut di atas kuat dugaan BK tidak punya niat membongkar kebusukan moral IO,” tandas FE.

Baca juga: Jemput Istri FE di Rumahnya, RIO Bantah Berselingkuh

Data yang dihimpun Florespost.co, isteri RIO dan isteri FE sudah dipanggil BK Dewan guna didengarkan keterangannya terkait laporan tertulis yang dilayangkan FE.

Istri RIO mengaku suaminya berselingkuh dengan YJ. Sedangkan YJ, istri FE, dalam keteranganya mengaku tidak berselingkuh dengan RIO.

“Kami sudah undang isteri pelapor dan terlapor. Jawaban isteri terlapor (RIO) suaminya diduga berselingkuh dengan YJ. Sementara YJ dalam keterangannya mengaku tidak berselingkuh dengan RIO,” jelas Ketua BK DPRD Manggarai, Simon Wajong kepada wartawan, Jumat (11/5/2018)  di gedung dewan.

Reporter: Adi Nembok | Editor: AN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *