Korban Kebakaran Rumah di Tanjung Bunga Harapkan Bantuan Pemerintah

  • Whatsapp

FLORESPOST.co, Larantuka – Pasca kebakaran hebat yang melahap rumahnya pada Jumat, 29 Maret  lalu, Elisabeth Ose Kelen (65) sorang janda miskin warga Desa Bandona, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur (Flotim) kini harus menumpang di rumah keluarganya.

Menurut Elisabeth, rumah tersebut merupakan hasil jerih payah dan keringat dari almarhum suaminya. Karenanya Ia mengharapkan akan adanya uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Flotim agar mau membantu warganya yang telah dilanda musibah.

Muat Lebih

“Beruntung saat kejadian mama tidak berada di dalam rumah. Waktu itu mama hanya nyalakan satu bola lampu saja. Tolong bantu mama itu harapan mama,” ungkap Elisabeth kepada Florespost.co ketika ditemui di desa Bondana, Minggu (3/6/2018).

Di tempat yang sama Yoseph Bala Koten (37) anak dari Elisabeth Ose Kelen juga mengatakan barang-barang lainnya yang ikut terbakar di antaranya, seng yang baru dibeli sebanyak 40 lembar, sertifikat tanah, pakaian, barang-barang elektronik dan kayu balok sebanyak 1 kubik.

“Saat kejadian, pertama kali turun ke sini itu Babinsa ada 3 orang dengan petugas PLN dari kecamatan. Sedangkan dari CV Ariston yang menginstalasi listrik ini berjanji mengganti rugi seng 40 lembar dan dari pihak PLN mereka mau ganti kembali meteran. Tetapi sampai hari ini janji-janji itu tidak ada realisasinya,” urai Yoseph.

Yoseph mengakui hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat pun sampai saat ini tidak diberitahukan kepada keluarga korban termasuk tidak adanya police line yang terpasang di TKP.

“Waktu itu kepala desa sempat mengundang kami untuk berkonsultasi di kantor PLN Larantuka. Dari hasil konsultasi kami, pihak PLN mengatakan mereka bersedia melakukan pemasangan ulang meteran secara gratis,” tambah Yoseph.

Kekesalan Yoseph juga semakin bertambah mengingat  hingga saat ini tak ada satupun janji yang direalisasi baik dari pihak PLN maupun CV Ariston.

“Pihak PLN mengatakan kepada kami bahwa kejadian tersebut diterimanya sebagai musibah bukan sebuah kelalaian. Oleh karena itu pihak PLN siap membantu dengan melakukan pemasangan meteran gratis,” kata Yoseph meniru ucapan dari pihak PLN.

Untuk itu Ia berharap agar janji yang telah disampaikan pihak CV dan PLN bisa secepatnya ditepati. Selain itu Ia juga meminta perhatian dan bantuan dari Pemda Flotim dalam menjawabi persoalan-persoalan yang dihadapi keluarganya saat ini.

Reporter: Stanis

Editor: Tonny

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *