Christian Rotok: Bohong, Tidak Ada Kesepakatan Saya Dukung Beny atau Beny Dukung Saya

oleh
Christian Rotok, Calon Wakil Gubernur NTT paket Esthon-Christ. (Foto: Dok. Pribadi Christian Rotok)

FLORESPOST.co, Ruteng Calon Wakil Gubernur NTT Paket Esthon-Chris, Christian Rotok, membantah dengan tegas apa yang disampaikan oleh Ketua IKMR.

Dalam pesan yang beredar luas di berbagai grup layanan WhatsApp (WA), Ketua IKMR menyebutkan bahwa ada kesepakatan antara Benny K Harman (BKH) dan Christian Rotok (CR). Kesepakatannya yakni CR maju sebagai calon DPR RI dan BKH maju sebagai calon Gubernur NTT.

“Apa yang disampaikan oleh KETUA IKMR  tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” tegas Christian Rotok, yang disampaikan melalui pesan WA kepada Florespost.co, Rabu, (6/6/2018).

Christian Rotok mengakui bahwa BKH pernah bertemu dirinya di Ruteng sebanyak dua kali. Tujuan bertemu adalah untuk menyampaikan niatnya maju sebagai Bakal Calon Gubernur NTT. Namun hal tersebut ditepis oleh Christian Rotok karena menurutnya BKH harus menyampaikan hal itu kepada beberapa tokoh yang dianggap penting.

Baca juga: Esthon-Chris Janjikan Tambahan Dana 500 Juta dan Tenaga Pendamping Per Desa

“Bahwa pa BKH pernah bertemu dengan kami di Ruteng sebanyak 2x yaitu di rumah jabatan Bupati Manggarai dan di rumah pribadi saya di Tulung. Tujuan bertemunya adalah untuk menyampaikan niatnya maju sebagai Bakal Calon Gub NTT. Berdasarkan hal tersebut di atas, saya menyampaikan kepada beliau agar niat ini tidak boleh disampaikan kepada saya, tapi harus disampaikan kepada beberapa tokoh yang dianggap penting, sehingga calon dari Manggarai tidak boleh dua org,” ungkapnya.

Christian menjelaskan bahwa, BKH dan dirinya sepakat untuk melakukan pertemuan yang akan difasilitasi oleh Gaspar Parang Ehok.

“Pa BKH dan saya sepakat untuk dilakukan pertemuan itu. Kami berduapun sepakat bahwa yang memfasilitasi pertemuan itu adalah alm pa Gaspar Ehok. Setelah dikomunikasikan dengan pa Ehok, beliau setuju untuk memfasilitasi pertemuan tersebut,” terang Christian.

Menurut Christian, rencana pertemuan yang telah disepakati akan difasilitasi oleh Gaspar Parang Ehok tersebut selalu gagal karena BKH belum ada waktu.

“Beberapa kali Pa Ehok berusaha untuk dilaksanakannya pertemuannya tetapi selalu gagal dengan alasan bahwa pa BKH belum ada waktu,” terangnya.

Baca juga: Moratorium Tak Surutkan Niat Esthon-Christ Bentuk Provinsi Flores

Christian menambahkan, pada tanggal 9 Februari Partai GERINDRA mengadakan Rakor yang menghasilkan antara lain merekomendasikan Esthon-Chris untuk menjadi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023. Pada hari itu juga bertempat di Sekretariat GERINDRA Prop NTT diumumkan tentang rekomendasi tersebut yang dihadiri antara lain oleh Esthon-Chris.

Berdasarkan rekomendasi tersebut, terang Christian, dirinya mengambil inisiatif untuk menelpon Gaspar Parang Ehok.

“Saya melaporkan bahwa Partai GERINDRA telah merekomendasikan ESTHON-CHRIS untuk menjadi Bakal Calon Gubenur dan Wakil Gubernur,” ungkapnya.

Menjawab laporan tersebut, lanjut Christian, almarhum Gaspar Parang Ehok menyampaikan kepada dirinya untuk menerima rekomendasi dari Partai Gerindra dengan alasan sampai dengan hari ini (9 Februari 2016) pertemuan tidak dapat dilaksanakan karena Beny tidak ada waktu.

“TERIMA SAJA SDH ITU REKOMENDASI CHRIS, KARENA SAMPAI HARI INI (tgl 9 Pebruari Thn 2016) PERTEMUAN KITA BELUM BISA DILAKSANAKAN KARENA BENY TIDAK ADA WAKTU. BEGINI CHRIS, SAYA MAU KE JOGJA PERIKSA KESEHATAN, PULANG DARI JOGJA BARU KITA BERTEMU,” terang Christian yang mengutip kata-kata almarhum Gaspar Parang Ehok saat dirinya menelpon.

“Ini kata-kata almarhum waktu saya telpon. Ternyata beliau meninggal di Jogja,” jelasnya.

Selain itu, untuk memastikan ada atau tidak adanya pesan dari almarhum Gaspar Parang Ehok terkait pertemuan yang telah direncanakan, Christian Rotok mengambil inisiatif bertemu dengan tiga orang sahabat almarhum Gaspar Parang Ehok yakni Frans Sekera, Mundus Lema dan Feliks Pulu.

“Pada saat syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai, ada 3 orang sahabat Alm pa Gaspar Ehok yang hadir pada acara syukuran dimaksud yaitu: pa Frans Sekera, Pa Mundus Lema dan pa Feliks Pulu. Saya mengambil inisiatif untuk bertemu dengan 3 orang sahabat pa Gaspar tersebut di atas untuk MENANYAKAN, MUNGKIN ADA PESAN-PESAN ALMARHUM SEBELUM BERANGKAT KE  JOGJA. Mereka semua menjawab bahwa Alm Pa Gaspar TIDAK ADA PESANAN,” jelasnya.

Baca juga: Esthon-Christ Tolak Politik Identitas

Bahkan, tambah Christian, mereka sangat kecewa karena pertemuan yang telah direncanakan itu tidak jadi dilaksanakan sampai dengan pa Gaspar meninggal.

Dengan demikian, menurut Christian, apa yang disampaikan oleh Ketua IKMR bahwa BKH dan dirinya sudah bersepakat adalah bohong karena tidak sesuai dengan fakta.

“Apa yang disampaikan oleh Ketua IKMR bahwa BKH dan saya sudah bersepakat adalah BOHONG karena tidak sesuai dengan fakta. KESEPAKATANNYA ADALAH DILAKSANAKANNYA SEBUAH PERTEMUAN YANG DIFASILITASI OLEH ALM PA GASPAR EHOK. TIDAK ADA KESEPAKATAN BHW SAYA DUKUNG BENY ATAU BENY DUKUNG SAYA,” tegas Christian Rotok.

Reporter: Adi Nembok

Editor: Fransiskus Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *