Yosafat Koli: Pilgub NTT, Tidak Ada Perselisihan Hasil Pemilihan

oleh
Yosafat Koli, Anggota KPU Provinsi NTT. (Foto: Dok. Pribadi)

FLORESPOST.co, Kupang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2018 di Aula Kantor KPU NTT, Senin, 9 Juli 2018 lalu.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang termuat dalam Model DC1-KWK, pasangan calon (paslon) nomor urut 4 Viktor B Laiskodat dan Josef A. Nae Soi meraih suara terbanyak yakni 838.213 suara.

Viktor B Laiskodat dan Josef A. Nae Soi unggul di 15 kabupaten/kota, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah, SBD, Malaka, Belu, Sabu Raijua, Rote Ndao, Lembata, Alor, dan Sikka.

Paslon nomor urut 2 Marianus Sae dan Emilia J. Nomleni meraih suara terbanyak kedua dengan 603.822 suara.

Marianus Sae dan Emilia J. Nomleni unggul di 4 kabupaten, yakni Kabupaten Flores Timur, Ende, Ngada, dan Nagekeo.

Raihan suara ketiga dan keempat masing-masing diperoleh paslon Esthon L. Foenay – Christian Rotok dan paslon Benediktus K Harman – Benny A. Litelnoni.

Paslon Esthon L. Foenay dan Christian Rotok meraih 469.025 suara dan unggul di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Sedangkan paslon Benediktus K Harman dan Benny A. Litelnoni meraih 443.796 suara dan unggul di Kabupaten Manggarai Barat.

Terkait rencana penetapan paslon Viktor B Laiskodat dan Josef A. Nae Soi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih, Yosafat Koli, Anggota KPU NTT, kepada Florespost.co, Senin (16/7/2018), mengatakan bahwa penetapan akan dilaksanakan sesudah Mahkamah Konstitusi mengeluarkan keterangan tidak ada perselisihan.

“Sesudah Mahkamah Konstitusi mengeluarkan keterangan tidak adanya registrasi perselisihan hasil pemilihan,” ungkap Yosafat.

Yosafat menjelaskan, untuk Pilgub NTT tidak ada perselisihan hasil pemilihan.

Sedangkan terkait pelantikan, tambah Yosafat, jadwalnya dikeluarkan oleh Kemendagri.

Penulis: Adrianus Dandi

Editor: Fransiskus Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *