Beranda Headline Duh! Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Lubang WC

Duh! Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Lubang WC

52
1
Mayat bayi perempuan yang ditemukan dalam lubang WC. (Sumber Foto: Istimewa)

FLORESPOST.co, Labuan Bajo Warga Rejing, Desa Compang Kules, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, gempar. Pasalnya, sesosok mayat bayi perempuan ditemukan mengapung di lubang WC warga setempat, Jumat (6/7/2018) lalu, sekitar pukul 07.30 wita.

Mayat bayi perempuan ini ditemukan pertama kali oleh Lusiana Bet (50), saat buang air kecil di WC yang tidak lain milik keluarga Lusiana.

“Saat jongkok, saya merasakan seperti ada yang memegang saya dari belakang. Dan saya mendengar suara yang mengatakan ‘saya ada di sini’. Saya sangat takut. Kemudian saya bangun dan melihat ada mayat bayi dalam lubang WC,” tutur Lusiana, Selasa (17/7/2018) di kediamannya.

Lusiana mengaku, penemuan mayat ini sudah dilaporkan ke kepala desa (kades) setempat dan kades juga sudah meneruskan laporan ini ke Polsek Golo Welu. Aparat kepolisian sudah mengamankan TKP dan telah meminta keterangan Lusiana.

Suami Lusiana saat menunjuk tempat ditemukannnya mayat bayi perempuan. (Sumber Foto: Istimewa)

Penemuan mayat bayi di WC milik keluarganya itu, kata Lusiana, mencoreng nama baik keluarganya. Sebab rumor berkembang di tengah masyarakat, mayat bayi perempuan tersebut adalah anak dari putrinya.

“Saya sudah memberikan keterangan di polisi, begitu juga dengan anak perempuan saya. Kami sangat malu dengan kejadian ini, karena warga menuduh kalau bayi itu anak dari putri saya,” tutur Lusiana.

Polisi akhirnya menemukan titik terang siapa ibu dari bayi malang itu. Sebab dari keterangan warga sekitar, ada seorang ibu rumah tangga di kampung tersebut pernah terlibat kasus serupa. Keterangan warga ini ditindaklanjuti polisi dengan mendatangi rumah ibu KJ (40). Benar saja, di rumah KJ tersebut polisi menemukan ada bekas bercak darah di kamarnya. Sayang, saat polisi mendatangi rumah KJ yang bersangkutan tidak ada di rumah. Hanya seorang anak kecil yang menjaga rumah tersebut, sedangkan suami KJ sedang bekerja di Labuan Bajo.

Dugaan kuat, KJ sebagai ibu dari bayi malang itu diperkuat dengan pengakuan suaminya.

“Dua minggu setelah kejadian, suami KJ, kades dan beberapa tokoh masyarakat ke rumah kami untuk meminta maaf secara adat. Dan suami KJ mengaku kalau bayi itu anak dari isterinya,” terang Lusiana.

Suami KJ juga sudah menyerahkan langsung KJ  ke polisi untuk proses hukum selanjutnya. Namun hingga kini polisi belum menahan KJ.

“Alasan polisi belum menahan, karena KJ masih sakit,” tutup Lusiana.

Penulis: Adi Nembok

Editor: Fransiskus Ramli

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here