BPJS Matim Gelar ‘BPJS Goes to Customer’

oleh
BPJS Kabupaten Manggarai Timur saat sosialisasi di Desa Golo Kantar, Manggarai Timur. (Foto: GD/Florespost.co)

FLORESPOST.co, Borong Menjawab kebutuhan masyarakat peserta Program BPJS Kesehatan,  BPJS Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menggelar sosialisasi bertema ‘BPJS Goes to Customer’ di balai Desa Golo Kantar, Kamis (9/8/2018).

“Banyak yang belum tahu tentang penggunaan BPJS Kesehatan,” kata Mariani Viani, Ketua Penangung Jawab BPJS Kabupaten Manggarai Timur.

Mariani Viani yang akrab disapa Yane itu menjelaskan bahwa, dengan terdaftar sebagai peserta BPJS kita dapat terbantu untuk membiayai rumah sakit atau pelayanan kesehatan secara gotong royong.

“Contohnya, kalau kita sakit dan mau operasi jantung, biayanya kurang lebih 160 juta rupiah, tetapi dengan kita terdaftar sebagai peserta BPJS maka kita mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis, dengan hanya bayar iuran bulanan sesuai kelas BPJS-nya”, ungkap Yane saat sosialisasi.

Terkait data peserta, Yane mengakui masih banyak yang ada perbedaan dengan data diri dalam Kartu Keluarga dan KTP serta Kartu BPJS.

Jika ada perbedaan data diri, Ia meminta agar dilakukan perbaikan dengan datang ke kantor BPJS terdekat. “Untuk disempurnakan sesuai data diri yang dimiliki peserta,” katanya.

Kepala Desa Golo Kantar, Anselmus Noe, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada BPJS Kabupaten Manggarai Timur. “Dengan hadirnya petugas BPJS untuk memberikan sosialisasi, kita nantinya bisa paham dan tahu bagaimana cara menggunakan BPJS untuk kesehatan,” ungkapnya.

Pejabat sementara Kepala Puskesmas Borong, Bidan Yosefina Nirma, dalam sosialisasi menjelaskan bahwa, seharusnya di rumah sakit itu bukan hanya rumah orang sakit, orang sehat juga harus sering ke rumah sakit untuk mengecek kesehatan secara rutin.

“Khusus kita yang sudah memiliki kartu jaminan kesehatan atau BPJS juga harus rutin untuk mengecek kesehatan di rumah sakit atau puskesmas secara rutin,” katanya.

Sementara itu Gundisalvus Ndarung, tokoh pemuda Desa Golo Kantar, sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi itu.

“Jujur saja masih banyak masyarakat yang belum paham mekanisme penggunaan kartu BPJS. Sosialisasi ini sangat penting karena memberikan pemahaman dan wawasan dalam memanfaatkan kartu BPJS kesehatannya,” ungkap Gundisalvus.

Penulis: Jefry Randut

Editor: Adi Nembok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *