Sekolah di Larantuka Ini Polisikan Muridnya Sendiri

oleh
Gedung Sekolah SMPN 1 Larantuka. Foto: Stanis/Florespost.co)

FLORESPOST.co, Larantuka Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim) polisikan sebanyak enam (6) muridnya sendiri di Polres Flotim.

Ke-6 pelajar menengah pertama itu diamankan lantaran terlibat perkelahian antar pelajar di SMP Negeri 1 Larantuka pada, Jumat 10 Agustus 2018 silam.

Namun, langkah yang diambil pihak sekolah inipun mendapat kecaman dan protes dari sejumlah orang tua murid. Menurut mereka langkah tersebut bukanlah untuk membentuk karakter anak menjadi baik.

Sejumlah orang tua mendatangi SMPN 1 Larantuka guna meminta kejelasan dari pihak sekolah lantaran memasuki hari ke empat anak mereka masih ditahan di Polres Flotim.

“Kedatangan kami keenam orang tua ini ingin meminta kejelasan persoalan yang awalnya dari sekolah hingga persoalan ini dibawa ke Kepolisian. Apa sikap dari pihak sekolah terhadap keenam anak kami yang sudah empat hari masih ditahan,” tegas Bartolemeus Purin Weking, perwakilan orang tua murid di hadapan kepala sekolah dan para guru SMPN 1 Larantuka.

Menanggapi sikap protes dari para orang tua tersebut, Kepala Sekolah SMPN 1 Larantuka Solirus Soda, S.Pd, di hadapan dua Anggota DPRD Kabupaten Flotim, Wis Kean dan Saiful Sangaji serta Bhabinkamtibmas Polres Flotim itu mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam atas persoalan tersebut.

Setelah mendapatkan kronologis melalui guru Bimbingan Konseling (BK) kata Sorilus, pihaknya menghubungi Bhabinkamtibmas agar perkelahian tidak meluas.

“Kami berusaha untuk menjaga dan melindungi semua anak didik kami, tidak terkecuali. Makanya kami serahkan ke Bhabinkamtibmas untuk menangani persoalan ini. Kami tidak tinggal diam, kami bahkan langsung menugaskan guru BK untuk ke Polres Flotim  untuk mendampingi mereka,” ungkap Sorilus.

Ia menambahkan pihaknya akan menggelar rapat membahas persoalan tersebut dan menugaskan beberapa guru untuk membangun koordinasi dengan pihak korban serta polres Flotim untuk menyelamatkan ke-6 anak tersebut.

Penulis: Stanis

Editor: STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *