Pembunuh Istri di Tanjung Bunga Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

oleh
Pelaku pembunuhan pada saat keluar dari ruangan video conference Polres Flotim dikawal pihak Kepolisian. (Foto: Stanis/Florespost.co)

FLORESPOST.co, Larantuka A alias S pelaku pembunuhan terhadap isterinya sendiri, terancam hukuman penjara seumur hidup.

Ia dikenai pasal 44 ayat 3 UU no 23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan pasal 340 subsider 338, subsider 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Secara garis besar, tindakan yang dilakukan oleh A alias S, dikarenakan adanya percekcokan di antara mereka, sebagai suami isteri,” kata Kapolres Flotim AKBP Arri Vaviriyanto kepada wartawan, Selasa (21/8/2018).

Arri menambahkan, pada malam tanggal 14 Juli 2018, dilakukanlah tindakan KDRT tersebut sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca juga: Suami Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Isteri di Tanjung Bunga

“Mula-mula percekcokan terjadi diketahui oleh orang  tua dari pelaku yang berusaha untuk menanyakan sumber suara pada saat perkelahian itu, namun oleh pelaku menyangkal dan berbuat seolah-olah tidak terjadi apa-apa,” kata Kapolres Arri.

Namun tambahnya, setelah orang tua pelaku masuk ke kamar, dilihatlah korban sudah tergeletak dengan kondisi berlumuran darah. Pelaku berusaha berpura-pura tidak tahu di hadapan kedua orang tuanya.

“Hasil pemeriksaan dari kepolisian mulai dari melakukan otopsi jenazah, hingga melakukan pengembangan kasusnya maka ditetapkanlah suami korban sebagai tersangka dan dikenai hukuman sesuai dengan pasal 340 subsider 338 maksimal sekali adalah hukuman mati atau seumur hidup,” jelasnya.

Penulis: Stanis

Editor: STO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *