Jelang Pemilu 2019, Cipayung Kota Kupang Menyerukan Politik Damai

oleh
Cipayung Kota Kupang (Foto: Istimewa)

FLORESPOST.co, Kupang Cipayung Kota Kupang mendesak semua pihak untuk melakukan politik yang damai, tidak membawa isu sara, intimidasi dan politik uang yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan.

Desakan tersebut merupakan salah satu dari delapan poin pernyataan sikap yang dideklarasikan bersama Cipayung Kota Kupang (GMKI, HMI, PMKRI, PMII, dan GMNI) yang diterima media ini, Kamis (23/8/2018).

Selain itu, dalam diskusi tematik Pemilu 2019 Damai yang diselenggarakan di Sekretariat GMKI Kupang (21/8) itu, Cipayung Kota Kupang juga mengecam aksi pemukulan dan intimidasi terhadap aktifis PMII di Makasar yang dilakukan oleh massa #2019GantiPresiden.

Christo M.T. Kolimo, Ketua GMKI Kupang, menyerukan jika bisa, aksi massa #2019GantiPresiden ini jangan diberi izin untuk memprovokasi isu SARA demi kepentingan tertentu.

“Persatuan dan Kesatuan NKRI di atas fondasi Pancasila lebih penting dari segalanya,” kata Christo M.T. Kolimo.

Pernyataan sikap bersama Cipayung Kota Kupang itu ditandatangani oleh Christo M.T. Kolimo (Ketua GMKI Kupang), ZainudinUmar (Ketua HMI Kupang), Hasnu Ibrahim (Ketua PMII Kupang), Angelbertus Boli Tobing (Ketua PMKRI Kupang), dan Yoseph A. Sukario (Ketua GMNI Kupang).

Sedangkan fasilitator dalam diskusi tematik itu adalah Dra. Yaherlof Foeh, M.Si, senior GMKI dan Dosen FISIP Undana.

Penulis: Adrianus Dandi

Editor: AN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *